Tidur Siang 20 Menit Bisa Usir Ngatuk dan Lemas Lho

Tidur Siang 20 Menit Bisa Usir Ngatuk dan Lemas Lho

Jakarta, Ngantuk, lemas, dan tak bersemangat di siang hari? Jangan langsung minum kopi. Ada cara lain untuk mengembalikan kesegaran tubuh agar dapat kembali bugar, yakni dengan teknik tidur siang yang disebut power nap. Apa itu?

“Power nap adalah teknik untuk memaksimalkan waktu tidur siang Anda dengan hanya melewati fase pertama dan kedua ketika tidur. Hanya dengan 20 menit, otak akan kembali bugar dan konsentrasi meningkat,” tutur Sara Mednick, Ph.D, pakar tubuh manusia dari Salk Institute for Biological Studies di California, Amerika Serikat.

Sara menjelaskan bahwa secara umum, tidur terbagi menjadi lima fase. Fase pertama adalah penurunan fungsi otak, mata, rahang dan pernapasan yang perlahan-lahan akan semakin pelan. Setelah itu, fase kedua adalah fase tidur awal, dimana tubuh akan mengendurkan otot-otot serta suhu tubuh untuk bersiap memasuki fase tidur dalam.

Fase ketiga dan keempat adalah apa yang disebut fase tidur dalam. Tubuh akan menurunkan suhunya dan otak akan beristirahat tanpa bermimpin. Fase terakhir adalah rapid eye movement (REM) dimana mata akan bergerak-gerak dan otak menghasilkan mimpi.

Nah, tidur siang dengan teknik power nap membuat Anda hanya melakukan fase tidur pertama dan kedua, di mana tubuh sudah mendapatkan manfaat tanpa harus tenggelam ke fase tidur dalam dan bermimpi. Waktu yang dibutuhkan pun tidak lama, hanya butuh tak lebih dari 20 menit.

“Siklus tidur, dalam artian menjalankan kelima tahap ini, berlangsung selama 90 hingga 120 menit. Fase pertama berlangsung selama 10 menit dan fase kedua pun serupa,” sambung Sara seperti dikutip dari bukunya <i>Take a Nap! Change Your Life</i>, Rabu (17/9/2014).

Namun Sara mengingatkan bahwa melakukan power nap harus hati-hati. Syarat dasarnya adalah tidak boleh lebih dari 20 menit. Jika lebih, maka tubuh akan masuk ke fase tidur awal di mana otot-otot sudah mengendur. Alih-alih merasa segar, Anda akan merasa pusing dan lemas ketika terbangun.

“Kondisi ini dinamakan sleep inertia. Ketika Anda tidur siang dan terbangun di fase ketiga, otot mulai mengendur, pikiran tidak fokus dan badan terasa lemas. Karena itu, jaga agar power nap Anda tak lebih dari 20 menit,” tutupnya.

Trackbacks and pingbacks

    No trackback or pingback available for this article.

    Leave a reply