Rutinitas Seks Yang Bisa Mempengaruhi Orgasme Anda

Rutinitas Seks Yang Bisa Mempengaruhi Orgasme Anda

Setelah sekian lama berhubungan seks bersama pasangan, biasanya kita sudah punya rutinitas yang selalu dilakukan saat berhubungan intim. Ternyata dari beberapa aktivitas tersebut, beberapa bisa mempengaruhi kemampuan anda dalam mencapai orgasme. Orgasme bukan sebuah keharusan, tapi bukankah ini yang kita cari saat bermesraan bersama pasangan? Masing-masing ingin mencapai kepuasan tertinggi. Lalu, apa saja rutinitas seks yang bisa mempengaruhi orgasme anda?

Terlalu judgmental

Beberapa orang terlalu berpikir keras apakah bisa memberi kepuasan kepada pasangan saat hendak berhubungan intim. Pemikiran kritis seperti ini perlu dihilangkan sebab akan membuat anda jadi tidak fokus dan pada akhirnya membunuh gairah seks. Jangan khawatir soal apakah pasangan akan merasa puas atau tidak. Lakukan saja semuanya dengan ikhlas tanpa paksaan. Itu akan membuat seks terasa lebih natural dan tentunya ini baik bagi psikis kalian berdua.

Membuat-buat orgasme

Ada beberapa alasan mengapa wanita membuat-buat orgasme padahal mereka tahu secara pasti tidak sedang berada di puncak kepuasan. Salah satu alasannya adalah karena mereka tidak ingin mengecewakan pasangan yang sudah berusaha maksimal dalam memberikan stimulasi. Jika anda terus-menerus berbohong akan hal tersebut, lama-lama pasangan tahu sampai dimana batasan stimulasi untuk membuat anda orgasme. Ia tidak akan mencoba lebih jauh dari itu sebab tujuannya sudah tercapai, yaitu membuat pasangannya orgasme. Jika anda menganggap orgasme sebagai hal yang penting, maka jangan lakukan kebohongan seperti ini karena akan membuat kepuasan menjadi berkurang.

Langsung melakukan blowjob

Rutinitas seks tidak harus selalu dimulai dengan membuka celana, lalu memberikan blowjob kepada pasangan. Ini berlaku juga buat pria. Jangan langsung mengarahkan mulut anda ke bawah saat ia membuka pakaiannya. Mengapa? Saat seorang pasangan sudah rutin melakukan seks, besar kemungkinan keduanya belum benar-benar horny saat memulai ritual seks. Melakukan seks tanpa gairah bisa sangat mengganggu. Blowjob belum tentu memberikan kepuasan bagi pasangan. Solusi untuk masalah ini adalah jangan buru-buru menyosor organ intim. Berikan waktu untuk pemanasan agar gairah seks meningkat, bisa dengan saling mencumbu, berpelukan, dan menggesek-gesekkan anggota tubuh. Dengan begini seks akan terasa lebih menggairahkan.

Seks saat mabuk

Banyak yang beranggapan bahwa kondisi mabuk bisa meningkatkan libido seseorang. Tapi anda juga harus ingat bahwa sangat sulit untuk fokus saat berada di bawah pengaruh alkohol. Memang tidak ada larangan melakukan hubungan intim saat anda sedang ‘high’, tapi peluang untuk mencapai orgasme biasanya kecil terutama buat kaum wanita. Alkohol membuat area kewanitaan kering, juga bisa mengurangi penerimaan sinyal pada jaringan saraf. Lalu, bagaimana solusinya? Solusinya adalah dengan menghindari minum-minum sebelum berhubungan intim. Jadikan seks sebagai pengalaman berharga yang harus dilewati secara sadar, bukan dalam kondisi mabuk. Saat sadar, kita jadi lebih mudah berkomunikasi bersama pasangan dan fokus pada stimulasi.

Menganggap remeh seks

Jika anda beranggapan bahwa seks hanya sebuah formalitas saja, segeralah buang jauh-jauh pikiran tersebut. Seks adalah hal mendasar dalam menjalin hubungan rumah tangga. Semakin anda meremehkan seks, semakin anda sulit menemukan kehangatan di atas ranjang. Pada akhirnya ini bisa menimbulkan konflik yang lebih serius, bahkan bukan tidak mungkin berakhir dengan pengkhianatan karena pasangan merasa sudah tidak dihargai lagi.

Pandanglah seks sebagai sebuah kebutuhan. Anda perlu secara rutin melakukannya semasih berada dalam ikatan rumah tangga. Tapi jika ke depannya aktivitas seks mulai berkurang karena faktor usia atau yang lainnya, setidaknya itu harus menjadi keputusan bersama. Bagi yang masih berada di usia produktif tapi kehidupan seksualnya mulai kurang harmonis, sebaiknya segera cari terapis untuk menuntaskan permasalahan tersebut. Itu tadi rutinitas seks yang bisa mempengaruhi orgasme anda.