Riset: Pria dan Wanita Sama-sama Punya Fantasi Seksual

Riset: Pria dan Wanita Sama-sama Punya Fantasi Seksual ‘Gila’

Montreal, Meski telah menikah, memiliki fantasi seks yang sedikit nyeleneh rasanya tidak etis atau memalukan. Namun sebenarnya setiap orang mempunyai fantasi semacam ini, bahkan menurut pakar banyak di antaranya yang ‘gila’.

“Banyak teori yang mengatakan fantasi seksual identik dengan konsep paraphilia atau munculnya keinginan bercinta dengan sesuatu yang aneh atau seks menyimpang, namun kita tidak pernah tahu standar fantasi seks yang normal dan tidak normal itu seperti apa,” tandas peneliti.

Untuk itu tim peneliti yang berasal dari Institut universitaire en sante mentale de Montreal, Institut Philippe-Pinel de Montreal, dan University of Montreal ini mencoba menanyakan kepada masyarakat seperti apa fantasi seksual mereka. Upaya ini dirasa penting untuk memperjelas patologi fantasi seksual itu sendiri.

Peneliti merekrut 1.500-an pria dan wanita dewasa yang tinggal di Quebec, Kanada. Masing-masing dari mereka diminta mengerjakan kuesioner tentang fantasi seksual mereka. Mereka juga diminta menjelaskan fantasi seksual kesukaan mereka secara rinci.

Apa yang didapat peneliti? Kebanyakan pria suka membayangkan berhubungan intim dengan dua wanita sekaligus atau threesome. Beberapa di antara mereka malah menganggap hal ini sebagai sesuatu yang normal. Sedangkan partisipan wanita lebih menyukai tema masokisme atau biasa disebut BDSM.

“Seperti dugaan kami, kalau kasusnya sedikit mungkin kita bisa mengatakan fantasi seksual semacam ini langka atau tak biasa, tapi studi ini memastikan banyak yang berfantasi aneh-aneh,” ungkap ketua tim peneliti, Prof Christian Joyal seperti dikutip dari Journal of Sexual Medicine, Senin (3/11/2014).

Peneliti juga tidak terkejut ketika menemukan pria mempunyai lebih banyak fantasi seksual, serta mampu mendeskripsikan apa yang diinginkannya itu secara mendetail ketimbang wanita.

Bahkan Prof Joyal menemukan wanita yang sering membayangkan dirinya diikat saat bercinta atau masokisme jumlahnya hanya berkisar 30-60 persen. Menurutnya, ini karena mereka dapat membedakan antara fantasi dan keinginan seksual yang sebenarnya.

“Itulah mengapa wanita yang suka berfantasi ala BDSM ini tak pernah mau mewujudkan fantasinya. Sedangkan kebanyakan pria begitu ingin fantasinya menjadi nyata,” tandas Prof Joyal.

Akan tetapi hal paling unik yang ditemukan peneliti dalam studi ini adalah pria umumnya juga memiliki fantasi seksual yang bertema perselingkuhan, tapi bukan antara dirinya dengan orang yang bukan pasangannya.

“Anehnya mereka suka berfantasi sedang menyaksikan pasangannya bercinta dengan orang lain atau pasangannya bercinta dengan seseorang yang jenis kelaminnya sama,” paparnya.

Kendati begitu, Prof Joyal mengaku tak dapat menjelaskan mekanisme di balik fantasi semacam ini. Yang pasti fantasi seksual bukanlah sesuatu yang nyeleneh atau bahkan menyimpang, karena ia justru menemukan pengaruh fantasi seksual terhadap peningkatan kepuasan seksual bagi kebanyakan orang.

Trackbacks and pingbacks

    No trackback or pingback available for this article.

    Leave a reply