Perlukah Anda Melakukan Terapi Seks?

Perlukah Anda Melakukan Terapi Seks?

Seperti namanya, terapi seks fokus pada penanganan hal-hal berbau seks. Dinamika dalam hubungan seks dan percintaan adalah hal yang biasa. Terkadang kita mengalami kejenuhan saat berhubungan seks. Kita juga bisa menghadapi masalah yang pelik dengan pasangan. Lantas, perlukah anda melakukan terapi seks? Ada atau tidak masalah di dalam hubungan rumah tangga anda, terapi seks tetap memberi banyak manfaat, diantaranya:

Membantu meningkatkan kualitas seks

Banyak pasangan mengalami penurunan kualitas seks. Daripada membiarkan masalah ini berlarut-larut, alangkah baiknya anda berkonsultasi dengan orang yang sudah berpengalaman di bidangnya. Terapis bisa membantu anda mencari kembali kebahagiaan di dalam berhubungan intim. Ada yang berpendapat bahwa sebelum mencari bantuan terapis, seseorang harus punya banyak masalah terlebih dahulu. Padahal jika kehidupan seks anda sedang baik pun, berkonsultasi dengan terapis bisa membantu hubungan lebih baik lagi. Bagi pasangan yang sedang bermasalah, terapi seks memberikan efek penyembuhan. Ini tidak hanya membuat anda bersemangat lagi berhubungan seks, tapi juga bisa membuat hubungan anda lebih harmonis bersama pasangan.

Bisa menyelamatkan rumah tangga

Masalah rumah tangga yang bertubi-tubi bisa membuat kedua belah pihak menyerah. Tapi anda perlu ingat bahwa saat berikrar di pelaminan, anda ingin setia sehidup semati. Itu artinya cobaan apapun yang menghalangi, kalian berdua harus tetap bersatu. Pasang-surut di dalam berumah tangga adalah hal yang biasa. Salah satu yang membuat pasangan mudah berpisah adalah karena ada aspek emosi di dalamnya.

Ketika berkonflik dengan pasangan, akan ada perasaan sedih, kecewa, dan marah yang kita rasakan. Dan seringkali kalau sudah ada pihak yang tersakiti, konflik akan terus muncul dan rasa sakit hati juga tak pernah berhenti dirasakan. Tugas dari seorang terapis adalah membantu mencari benang merah diantara pasangan yang sedang berkonflik. Jika ia percaya benang tersebut belum putus, maka anda juga harus memiliki keyakinan yang sama.

Sedalam apapun rasa kecewa yang dirasakan, belajarlah memaafkan. Kemudian, terapis juga bisa membantu membangkitkan rasa cinta yang besar di awal-awal pacaran. Ketika berkonflik, perasaan negatif seperti marah dan kecewa akan mendominasi. Itu bisa membuat anda lupa tentang rasa cinta yang pernah dirasakan. Ingatlah bahwa cinta bisa mengalahkan segalanya. Dengan pendekatan yang tepat, terapis bisa membantu anda merasakan rasa cinta itu kembali.

Menuntaskan masalah seks

Terapis seks bisa memberikan anda pemahaman soal seks. Selain itu, ia juuga bisa membantu memberikan treatment jika ada hal-hal yang kurang sempurna dari kehidupan seks anda. Beberapa masalah umum yang sering dikeluhkan antara lain susah orgasme, ejakulasi dini, disfungsi ereksi, dan libido menurun. Setiap masalah ada penyebabnya dan obatnya. Ungkapkan saja dengan jujur apa yang sedang anda alami. Tidak usah malu-malu sebab seks bukanlah sesuatu yang tabu, apalagi jika sudah masuk ke ranah medis. Treatment tidak hanya dengan metode verbal saja, tapi juga bisa melibatkan obat-obatan tertentu.

Membantu memperbaiki komunikasi

Seks yang buruk terkadang disebabkan oleh komunikasi yang buruk. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari pun kita sering salah paham karena kurang baik dalam menyampaikan sesuatu. Terapis bisa membantu anda memperbaiki komunikasi dengan pasangan, bagaimana bertutur-kata yang romantis agar bisa memberikan kebahagiaan bagi keduanya. Meski anda tidak punya masalah serius seperti disfungsi ereksi, kualitas seks tetap bisa menurun jika komunikasi berjalan kurang lancar. Terapis akan membantu anda mendalami karakter masing-masing. Sehingga dengan begitu, anda bisa mengungkapkan perasaan dengan lebih baik secara lisan. Jadi, perlukah anda melakukan terapi seks? Anda sendiri yang tahu jawabannya.