Pentingnya Medical Check Up Bagi Perusahaan

Pentingnya Medical Check Up Bagi Perusahaan

Medical checkup merupakan pemeriksaan kesehatan dengan tujuan untuk mengetahui status kesehatan anda. Bukan berarti mendiagnosis gejala suatu penyakit untuk kemudian mengobati penyakit tersebut. Biasanya proses ini juga terkait dengan tes kerja yang dilakukan perusahaan. Untuk cakupan pemeriksaan kesehatan ini bermacam-macam, tergantung tujuan dan permintaan. Namun pada umumnya hal ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini bila ada masalah kesehatan tersembunyi yang belum menunjukkan suatu gejala. Terutama untuk jenis penyakit kardiovaskular, ginjal, liver, dan diabetes melitus. Selain mendeteksi dini penyakit tersebut, checkup kesehatan juga menentukan tingkat kebugaran dan kesehatan umum.

Prosedur Medical Checkup

Medical checkup tentu dilakukan oleh dokter yang memang kompeten dibidangnya. Prosesnya meliputi beberapa langkah, dimulai dari wawancara riwayat kesehatan. Dokter akan menanyakan kondisi umum seperti penyakit dan operasi apa yang pernah anda jalani. Dia juga akan menanyakan gaya hidup, pola makan, serta silsilah penyakit yang ada dalam keluarga. Jika sudah cukup, kemudian dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan diagnosis lebih lanjut. Dengan cara ini dokter akan menemukan tanda-tanda penyakit berat. Medical checkup merupakan pemeriksaan kesehatan secara rutin yang biasanya dilakukan oleh perusahaan untuk mengontrol kesehatan karyawan. Selanjutnya dokter akan merujuk untuk melakukan pemeriksaan pendukung seperti tes darah dan cek urine. Pada tahap akhir, dokter akan kembali mewawancarai anda untuk membahas hasil pemeriksaan kondisi kesehatan.

Manfaat Medical Check Up Bagi Perusahaan

Medical checkup menjadi agenda pemeriksaan kesehatan berkala yang dilakukan setahun sekali oleh perusahaan. Tentu ada beberapa manfaat yang diperoleh perusahaan jika melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin ini. Diantaranya adalah mengetahui penyakit lebih dini. Pemeriksaan harus dilakukan secara lengkap dari ujung kepala hingga kaki. Jika penyakit diketahui sedini mungkin, maka bisa diatasi secepat mungkin. Sehingga penyakit tidak berlanjut dan bertambah parah. Hal ini tentunya akan berimbas pada penghematan biaya perusahaan. Jika penyakit yang diderita karyawan akibat dari pekerjaan, maka perusahaan wajib memberi santunan pengobatan pada karyawan tersebut. Dengan mengetahui lebih dini gejalanya, maka biaya pengobatan bisa lebih dihemat.

Pemerintah juga mewajibkan perusahaan untuk melakukan medical checkup pada karyawannya. Aturan ini telah dituangkan dalam UU No. 1 Tahun 1970, UU No. 21 Tahun 2003 yang meratifikasi Konvensi ILO No. 81, dan UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan secara jelas diatur mengenai kesehatan dan keselamatan kerja. Jaminan kesehatan dan keselamatan kerja merupakan hak karyawan yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Sehingga seorang karyawan dapat bekerja maksimal tanpa adanya rasa khawatir pada kesehatannya.

Kondisi kesehatan setiap manusia bisa saja berubah setiap saat. Termasuk juga kesehatan karyawan yang bisa berubah karena perubahan pola hidup dari karyawan dan faktor lingkungan kerja yang kurang sehat. Oleh karena itu dengan adanya medical checkup bisa digunakan sebagai alat pemantau kesehatan. Jadi bisa mengantisipasi apabila diketahui ada gejala penyakit berbahaya. Sehingga karyawan akan bekerja dengan tenang dan nyaman. Dengan jaminan yang diberikan perusahaan tersebut, tentu para karyawan akan lebih loyal. Tingkat keluar masuk karyawan akan lebih rendah dan karyawan akan lebih giat bekerja.

Sebaiknya anda melakukan medical checkup pada pagi hari dimana tubuh dalam kondisi stabil setelah istirahat semalam. Selain persiapan fisik, persiapan mental juga sangat penting ketika menghadapi tes ini. Seseorang akan lebih tenang jika hasil pemeriksaan tidak menunjukkan kelainan. Tapi apabila ditemukan gejala penyakit, setidaknya anda mengetahui lebih awal untuk selanjutnya dilakukan tindakan.