Pengaruh Kesehatan Dan Gizi Pada Anak Usia Dini

Pengaruh Kesehatan Dan Gizi Pada Anak Usia Dini

Setiap orang tua memang perlu memperhatikan kesehatan anak secara fisik maupun psikisnya. Hal itu dikarenakan kesehatan seorang anak tergantung pada kesehatan fisik dan juga psikis. Dimana fisik dan psikis akan saling mempengaruhi dalam diri seorang anak. Seorang anak dikatakan sehat ketika pertumbuhan dan perkembangannya secara normal. Di sisi lain anak yang sehat juga dapat ditandai dengan beberapa kemampuan yang dimilikinya yang sesuai standar anak seusianya. Tidak hanya itu, seorang anak yang sehat seharusnya mampu beraktivitas seperti bermain, berlari-lari, tidak hanya diam, dan memiliki keinginan untuk mencoba sesuatu yang ada disekitarnya. Nah pada kesempatan ini akan dibahas mengenai segala hal yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi pada anak usia dini.

Kesehatan dan Gizi Pada Anak Usia Dini

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai kesehatan dan gizi, kita bahas dulu dari segi definisi. Dimana sehat diartikan sebagai keadaan yang baik pada segenap ataupun bagian-bagian tubuh. Sedangkan kesehatan adalah keadaan sehat (terbebas dari penyakit) dan kebaikan keadaan (badan atau yang lainnya). Selanjutnya pengertian gizi disini adalah sebagai zat makanan yang dibutuhkan tubuh. Dengan demikian dapat definisi kesehatan dan gizi adalah suatu hal yang mendatangkan sehat atau kebaikan dengan diberikan sebagai suatu hal yang mendatangkan sehat atau kebaikan dengan diberikan zat makanan yang dibutuhkan tubuh. Dengan demikian antara kesehatan dan gizi saling berhubungan.

Hubungan yang terjadi antara kesehatan dan gizi pada anak memang berkaitan dengan faktor utama apa yang dikonsumsi seorang anak dan kesehatannya. Sejak anak masih dalam kandungan, kesehatan dan gizi perlu diperhatikan melalui ibunya. Ibu hamil harus makan makanan yang bergizi, sebab makanan yang dimakan ibu, sari-sarinya juga dimakan bayinya. Setelah anak lahir, air susu ibu (ASI) wajib diberikan kepada anak, kecuali apabila ASI ibu yang menyusui ada kelainan. ASI merupakan makanan utama, sedang makanan lainnya sebagai makanan pelengkap. Makanan yang bergizi memang mempengaruhi perkembangan fisik anak. Oleh karena itu seorang anak, apalagi masih pada usia dini memang sangat membutuhkan makanan yang beraneka ragam dan mengandung berbagai vitamin. Tidak hanya itu pertumbuhan anak juga memerlukan gizi yang seimbang. Hal tersebut bertujuan agar seluruh anggota tubuh dapat tumbuh secara maksimal, begitu pula dengan pertumbuhan otot dan tulang menjadi lebih kuat.

Mengingat terdapat hubungan antara kesehatan dan gizi, dalam setiap rentang usia yang anak terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dimulai dari usia 1 tahun hingga 3 tahun tergolong sebagai konsumen yang pasif. Dengan kata lain anak akan mengkonsumsi apapun makanan yang diberikan oleh ibu. Pada usia ini anak memang sedang belajar mengenal dan mencicipi berbagai makanan. Pada usia ini untuk menunjang kesehatan dan gizi, sebaiknya sang ibu membiasakan sejak dini jenis-jenis makanan yang memang memiliki kandungan gizi yang baik untuk menunjang kesehatannya. Ketika anak tidak menyukai beberapa jenis makanan, ibu tidak perlu memaksakan, hanya saja perlu lebih kreatif dalam mencari jenis makanan lain yang masih memiliki kandungan yang sama. Selain itu ketika anak menyukai makanan yang manis seperti coklat, permen ataupun eskrim ibu juga tidak perlu melarangnya, hanya perlu membatasi dan melakukan perawatan terhadap gigi.

Pada rentang usia selanjutnya yaitu pada usia 4 hingga 6 tahun yang termasuk pada konsumen aktif yang mampu memilih dan menolak makanan. Pada usia ini, anak mulai dibiasakan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan segar agar menambah asupan vitamin dan mineral, merangsang pertumbuhan gigi, dan enzim-enzim pencernaan. Dengan demikian pertumbuhan sang anak akan dapat berjalan dengan baik. Dengan memperhatikan kesehatan dan gizi tentunya sang ibu dapat lebih tenang mengawal setiap pertumbuhannya.

Pada usia tersebut sang ibu sebaiknya juga tidak perlu memaksakan makanan yang tidak disukainya. Untuk memenuhi pentingnya kesehatan dan gizi sang anak ibu hanya perlu menciptakan suasana makan yang menyenangkan. Ciptakan kesadaran bagi sang anak untuk mau memakan makanan yang baik untuk kesehatannya. Dengan demikian anak akan merasa senang dan tidak perlu dipaksa untuk keteraturan makannya dalam satu hari.

Kesehatan dan gizi anak memang akan berpengaruh terhadap potensi bagi sang anak. Dimana perkembangan potensi akan lebih mudah terjadi pada anak yang sehat pasalnya tidak ada hambatan yang bisa mempengaruhinya. Untuk itulah sang ibu perlu memberikan perhatian yang benar pada anak yang berkaitan dengan pengaruh kesehatan dan gizi terhadap perkembangan potensi anak yang akan bermanfaat saat dewasa nanti.