Olahraga Bisa Tingkatkan Kualitas Seks, Asalkan Dilakukan dengan Tepat

Olahraga Bisa Tingkatkan Kualitas Seks, Asalkan Dilakukan dengan Tepat

Jakarta – Menjaga kualitas kesehatan seksual penting bagi pasangan menikah agar berada di kondisi kesuburan yang baik untuk memiliki keturunan. Salah satu caranya adalah dengan rutin beraktivitas fisik seperti olahraga atau latihan fitnes.

Menurut sebuah survei, sekitar satu dari enam pasangan di Inggris memiliki masalah kesuburan dan umumnya disebabkan oleh kurangnya olahraga atau pola makan tidak sehat. Meskipun olahraga sangat penting dilakukan, frekuensinya juga perlu diperhatikan. Aktivitas fisik yang berlebihan justru bisa berdampak sebaliknya, yaitu menurunkan performa seksual pada pria maupun wanita.

Terlalu banyak berolahraga bisa memengaruhi kesuburan alami tubuh. Pada wanita misalnya, jika terlalu sering dan lama fitnes, akan membuat lemak tubuh berkurang cukup signifikan. Padahal lemak diperlukan tubuh untuk memproduksi estrogen, yaitu hormon seks pada wanita. Ketika kekurangan lemak tubuh, masa ovulasi wanita menjadi tidak teratur.

Selain itu siklus menstruasi wanita juga menjadi tidak teratur, bahkan bisa berhenti haid jika kehilangan berat badan terlalu banyak. Sementara pada pria, olahraga berlebihan bisa meningkatkan temperatur tubuh secara drastis.

Selain itu pria yang olahraga terlalu keras sementara berat badannya sudah di bawah batas normal, motilitas spermanya akan menurun. Begitu juga dengan bentuk sperma yang menjadi kurang sempurna.

Maka dari itu, beraktivitas fisiklah secara wajar dan ikuti kemampuan tubuh. Durasi latihan fisik yang ideal adalah 1-2 jam per sesi, sebanyak 4-5 kali seminggu. Studi dari University of California menunjukkan, pria yang latihan fisik selama 1 jam, 3 kali seminggu lebih sering bercinta dengan pasangannya. Performa seks juga lebih baik dan mereka lebih bahagia terhadap kehidupan seksnya dibandingkan sebelum berolahraga.

Olahraga yang bisa membantu meningkatkan kesuburan dan gairah bercinta di antaranya cardio, yoga, angkat beban dan pilates. Namun jika tidak terlalu suka jenis latihan tersebut bisa melakukan jenis olahraga lainnya seperti jogging, berenang atau aktivitas fisik lainnya dengan intensitas sedang.

Trackbacks and pingbacks

    No trackback or pingback available for this article.

    Leave a reply