Menurunkan Berat Badan Bisa Pengaruhi Kualitas Bercinta, Ini Alasannya

Jakarta – Sedang menjalani usaha penurunan berat badan? Waspadai langkah Anda mendapatkan tubuh yang lebih proporsional dan sehat itu mempengaruhi kehidupan seks. Riset membuktikan berat badan yang terpangkas terlalu banyak dan drastis bisa membuat kualitas bercinta menurun.

Riset tersebut dilakukan oleh Universitas Texas dan Universitas North Carolina State. Peneliti di dua universitas itu meneliti orang-orang yang baru saja sukses menurunkan berat badannya cukup banyak, setidaknya 30 pounds atau sekitar 13 kg. Pasangan dari para responden riset ini juga ikut diteliti.

Seluruh responden dan pasangannya diwawancara mengenai apa yang terjadi pada hubungan mereka saat salah satu pihak melakukan penurunan berat badan. Peneliti juga mencari tahu apakah faktor-faktor seperti komunikasi dan kenikmatan seksual terpengaruh.

Setelah diteliti diketahui, penurunan berat badan berdampak besar pada hubungan pasangan. Sebagian responden mengaku pasangannya termotivasi untuk melakukan hal serupa, namun sebagian lainnya mengatakan justru pasangan mereka tidak senang dengan perubahan yang terjadi.

Riset juga menunjukkan pasangan menolak keintiman dari pihak yang sudah berhasil menurunkan berat badannya ini. Mereka yang menolak merasa tidak lagi dianggap menarik oleh pasangannya dan sering mengeluh.

Pakar seks Dr. Laura Berman mengatakan apa yang dipaparkan riset tersebut memang masuk akal. Saat pasangan tidak lagi memiliki pemikiran yang sejalan, semua hal dalam kehidupan pernikahan bisa terpengaruh. Dan menurut Dr. Laura, menurunkan berat badan hingga belasan kilogram merupakan suatu keputusan penting dan besar. Membutuhkan komitmen serius agar keputusan itu mencapai sukses.

“Sangat wajar jika pelaku penurunan berat badan ini sangat fokus pada usaha mereka. Namun sisi tidak baiknya, gaya hidup sehat mereka yang baru ini bisa membuat pasangan mereka jadi tidak nyaman,” ujar Dr. Laura seperti dikutip Everyday Health.

Pembawa acara In the Bedroom with Dr. Laura Berman itu mencontohkan pasangan bisa merasa tidak senang dengan perubahan yang terjadi karena apa yang dulu dilakukan bersama kini tidak dapat dilakoni lagi. Misalnya di akhir pekan biasanya memesan makanan siap saji dan menonton film bersama, kini saat salah satu pihak sedang mencoba menurunkan berat badannya, aktivitas tersebut jadi dilakukan sendirian. Hal itu karena orang yang sedang diet lebih memilih pergi ke pusat kebugaran atau belanja sayur dan buah.

Menurut Dr. Laura, alternatif paling baik adalah dengan menjadi sehat dan menurunkan berat badan bersama-sama. Namun hal ini lebih mudah diucapkan ketimbang diterapkan jika salah satu pihak tak memiliki motivasi serupa

Trackbacks and pingbacks

    No trackback or pingback available for this article.

    Leave a reply