Mengapa Pria Suka Doggy Style?

Mengapa Pria Suka Doggy Style?

Dari sekian banyak posisi berhubungan seks, doggy style adalah termasuk yang paling banyak dilakukan. Pria juga rata-rata menyukai gaya ini dibandingkan dengan yang lainnya. Lalu, apa yang sebenarnya menjadi daya tarik dari doggy style sehingga menjadikannya salah satu gaya favorit? Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pria suka doggy style:

Wanita tidak bisa mengamati wajah pasangannya

Bisa dibayangkan apa yang terjadi saat sedang serius penetrasi, pria tiba-tiba saja menggaruk kepala atau mengelap ingus? Ini tentu bisa mematikan gairah bercinta. Pada posisi ini, wajah pria membelakangi kepala wanita, sehingga mereka tidak bisa saling menatap. Jadi pria merasa bebas untuk melakukan apa saja, termasuk hal-hal yang memalukan sekalipun.

Banyak orang merasa posisi ini paling nyaman terutama untuk seks di pagi hari sebab mereka tidak harus mencium bau tidak sedap yang keluar dari mulut pasangannya. Tidak bisa dipungkiri, di waktu-waku tertentu bau mulut bisa sangat mengganggu. Melakukan seks dalam posisi missionary di waktu seperti ini hanya akan menghilangkan mood bercinta sebab kita jadi sulit berkonsentrasi. Demi kenyamanan berdua, doggy style adalah pilihan yang tepat.

Bisa melihat bagian belakang

Bagian favorit wanita menurut para pria kalau tidak payudara ya pantat. Jika dalam posisi missionary, pria bisa secara langsung bersentuhan dengan payudara pasangannya, maka pada posisi style ia bisa melihat bagian bokong. Bokong yang seksi bisa membangkitkan gairah. Itulah mengapa banyak pria tidak pernah melewatkan posisi doggy style saat bercinta. Mereka akan mudah terangsang, apalagi jika bentuknya indah dan besar. Yang unik adalah beberapa pria justru merasa bokong sebagai aset yang lebih berharga dibandingkan payudara. Mereka lebih tertarik dengan wanita yang memiliki bokong indah ketimbang payudara besar.

Tidak kaku

Dari semua gaya, doggy style adalah yang paling tidak awkward. Beberapa gaya cenderung nyeleneh, bukan hanya karena pasangan jarang melakukannya, tapi juga karena perlu banyak usaha. Sebenarnya doggy style bukan satu-satunya posisi yang umum. Gaya missionary juga sering dilakukan. Jika anda merasa tidak nyaman dengan gaya-gaya baru, lakukan saja gaya yang sudah umum seperti doggy style. Gaya ini juga cenderung simpel dan tidak menguras tenaga.

Memegang kendali

Pria suka jika ia bisa memegang kendali atas pasangannya di atas ranjang. Doggy style kerap diidentikkan sebagai posisi dimana pria lebih dominan. Anda punya kontrol penuh terhadap pasangan saat melakukan gaya ini. Beberapa wanita juga lebih nyaman jika mereka mengambil peran yang submissive atau pasif. Itu sangat wajar sebab wanita ingin selalu dimanja. Pada posisi ini, wanita menyerahkan diri dan memberikan kebebasan bagi pria untuk melakukan apa saja.

Mudah dilakukan

Gaya doggy style adalah untuk siapa saja. Bahkan wanita yang memiliki bobot tubuh berlebih pun bisa mendapatkan kepuasan dengan melakukan gaya ini. Alasannya sederhana, yaitu karena doggy style secara teknik sangat simpel. Wanita hanya perlu mengambil posisi membungkuk, sementara pria memegang dari belakang. Gaya lain seperti bodybuilder dimana pria mengangkat wanita bisa sangat merepotkan jika keduanya memiliki bobot tubuh berlebih. Tidak ada tenaga ekstra yang dikeluarkan saat melakukan doggy style, jadi seks juga akan terasa lebih nyaman.

Mudah dibersihkan

Gaya lain bisa membuat sperma berceceran dimana-mana. Tentunya ini bisa sangat mengganggu sebab sperma punya bau tengik dan bisa berubah menjadi noda saat sudah mengering. Begitu pula cairan yang keluar dari organ intim wanita bisa tercecer dimana-mana jika anda mengeksplor terlalu banyak gaya. Pada doggy style, cairan akan jatuh ke bawah, sehingga anda tidak akan kerepotan membersihkannya. Itu tadi alasan mengapa pria suka doggy style.