Kehilangan Gairah Bercinta Setelah Punya Anak, Bagaimana Solusinya?

Kehilangan Gairah Bercinta Setelah Punya Anak, Bagaimana Solusinya?

Adalah hal yang wajar jika anda kehilangan gairah bercinta setelah punya anak. Bukan hanya anda saja yang mengalami kondisi ini. Banyak wanita di luar sana juga mengalami nasib serupa. Rendahnya hasrat seksual adalah problem yang nyata di kalangan para wanita. Beberapa mampu melewati fase itu sendiri, sementara yang lainnya membutuhkan bantuan dari psikolog. Hasrat seksual sangat penting peranannya dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Jika suami sedang semangat sementara istri tidak bergairah, ini bisa menciptakan konflik yang berakhir pada perselingkuhan dan masalah lainnya.

Faktor fisik

Maka dari itu, sebaiknya anda segera mencari solusi terlebih jika hal ini terjadi saat anda masih usia produktif. Ada beberapa penyebab menurunnya libido pada wanita. Yang pertama adalah faktor fisik. Anemia atau kekurangan darah bisa menjadi faktor pemicunya. Wanita banyak kehilangan zat besi saat mengalami menstruasi. Faktor penting lainnya adalah alcohol, penggunaan obat-obatan, dan komplikasi penyakit.

Kemudian untuk ibu hamil, ada periode singkat setelah kelahiran yang bisa memicu turunnya hasrat seksual. Ini terjadi akibat perubahan hormon di dalam tubuh. Trauma saat melahirkan juga disebut-sebut sebagai salah satu pemicunya. Wanita mengeluarkan banyak tenaga saat proses persalinan, jadi wajar jika mereka kelelahan dan tidak sempat memikirkan seks setelah bayinya lahir. Kemudian ada pula kondisi yang disebut sebagai hyperprolactinaemia. Ini adalah sebuah kondisi dimana kelenjar pituitari menjadi sangat aktif.

Faktor psikis

Faktor psikis juga sama pentingnya. Saat sedang stress misalnya, kita seringkali kehilangan tenaga untuk melakukan aktivitas, termasuk untuk berhubungan seks. Anda perlu memastikan apakah penurunan hasrat seks memang ada kaitannya dengan kondisi psikis atau tidak. Beberapa kondisi yang dimaksud antara lain depresi, kecemasan, kekerasan seksual, problem rumah tangga, kesulitan ekonomi, dll.

Berkonsultasi dengan seksolog

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut? Berkonsultasi dengan pakar seksolog adalah jawaban yang tepat terutama jika anda ingin tahu penyebab pasti mengapa belakangan anda bermasalah dengan aktivitas seksual. Serangkaian tes perlu dilakukan untuk menemukan penyebabnya. Meluangkan waktu untuk bersantai sangatlah penting. Hubungan rumah tangga tidak melulu soal seks, meskipun ini merupakan elemen yang penting. Coba beri pengertian kepada pasangan. Jika anda tidak sedang ingin berhubungan seks, sampaikan saja. Mendapatkan kepuasan seks tidak harus bersama pasangan.

Alat bantu seks

Ada yang namanya self-pleasure, yaitu mencari kepuasan tanpa bantuan orang lain. Salah satu contohnya adalah dengan masturbasi atau bermain dengan sex toys. Sangat mudah menemukan sex toys saat ini. Alat ini dirancang untuk pria dan wanita. Coba tawarkan kepada pasangan. Jika anda sedang tidak mood berhubungan intim, sex toys akan membantunya mencapai kepuasan. Untuk mengisi waktu luang (saat tidak mood berhubungan intim), anda bisa membaca buku, menonton film favorit, menulis, dll. Aktivitas seks yang terlalu intens bisa menyebabkan seseorang kehilangan hasrat seksual. Dengan menjauhinya selama beberapa saat, pikiran akan kembali fresh dan gairah anda akan meningkat dengan sendirinya.

Berikan kenyamanan pada tubuh dengan mandi gelembung. Rutinitas ini bisa dilakukan setelah pulang kerja atau melakukan sesuatu yang melelahkan. Tubuh punya energi yang terbatas. Saat energi sudah terkuras habis, satu-satunya solusi adalah mengisinya kembali. Mandi gelembung memberi efek relaksasi dan membuat tubuh menjadi segar kembali. Anda bisa melakukan kegiatan ini berdua bersama pasangan. Mandi di bathtub tidak harus berakhir dengan hubungan intim. Lakukan semata-mata untuk mendekatkan hubungan emosial diantara keduanya.

Ubah ritme seksual

Mengubah ritme seksual juga bisa membantu. Jika sebelumnya anda terbiasa berhubungan saat malam hari dimana kondisi tubuh sedang lelah, coba lakukan saat baru bangun pagi. Ada banyak energi yang siap dipergunakan setelah tidur semalaman. Frekuensi seks tidak penting, yang penting adalah kualitasnya. Meski hanya berhubungan beberapa kali dalam seminggu, asalkan keduanya sama-sama puas, itu bisa menjaga keharmonisan rumah tangga. Berolahraga juga bisa membantu. Ada pepatah, di dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat. Jika anda rajin merawat kebugaran tubuh, efeknya akan terasa pada aktivitas seksual anda. Itu tadi solusi untuk kehilangan gairah bercinta setelah punya anak.