Kebutuhan Tidur Sesuai Usia

Kebutuhan Tidur Sesuai Usia

Tidur menjadi kebutuhan dasar setiap orang. Tidur yang cukup diharapkan bisa menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Karena itulah setiap orang harus menjaga kebutuhan tidur yang disesuaikan dengan usianya. Pola tidur yang dijalani kebanyakan orang adalah monophasic, yaitu pola tidur selama beberapa jam dalam waktu tertentu. Akan tetapi beberapa orang mengabaikan pola ini karena suatu hal. Menjaga kebutuhan tidur sangat penting dilakukan karena tubuh memerlukan waktu cukup untuk beristirahat dari aktivitas seharian. Mereka mempunyai kebiasaan tidur polyphasic yang mirip dengan pola tidur kucing. Kebiasaan tidur kapan saja dan dimana saja ini tentu dapat berpengaruh pada pola hidup sehari-hari.

Setelah melakukan aktifitas harian, pasti tubuh membutuhkan waktu khusus untuk istirahat. Tidur cukup tidak hanya dibutuhkan oleh anak-anak tetapi semua umur. Perbedaannya adalah pada anak kebutuhan tidur diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan menjaga konsentrasi selama belajar. Sedangkan untuk orang dewasa, menjaga kebutuhan tidur dapat bermanfaat untuk memulihkan kondisi tubuh setelah ,melakukan aktifitas seharian. Untuk setiap kelompok usia, durasi waktu tidur sedikit berbeda karena disesuaikan dengan kondisi tubuh dari orang tersebut.

Kebutuhan Tidur Sesuai Usia

Bayi dengan usia sekitar dua bulan, umumnya membutuhkan tidur 12 sampai 18 jam setiap hari. Sedangkan untuk rentan usia 3 sampai 5 tahun membutuhkan waktu tidur 14 jam sampai 15 jam setiap hari. Durasi tidur ini sudah termasuk tidur siang. Pada masa-masa ini sangat penting menjaga kebutuhan tidur mereka. Tidur yang cukup akan membuat tubuh dan otak bayi berkembang baik dan normal. Kemudian di usia anak menjelang masuk sekolah, mereka membutuhkan waktu untuk tidur selama 11 jam sampai 13 jam. Kebutuhan tidur ini penting dipenuhi. Karena menurut penelitian, anak usia di bawah 5 tahun yang kurang tidur akan berpengaruh pada status obesitas di kemudian hari.

Memasuki usia 5-10 tahun, anak-anak usia sekolah ini butuh waktu istirahat selama 10 jam sampai 11 jam termasuk tidur siang. Jika anak pada usia ini tidak menjaga kebutuhan tidurnya, akibatnya mereka akan menjadi hiperaktif, tidak konsentrasi belajar, dan memiliki masalah pada perilaku di sekolah. Menjelang remaja sampai usia remaja, kebutuhan tidur semakin berkurang menjadi 8 jam hingga 9 jam. Sebuah penelitian menunjukkan jika seorang remaja mengalami kurang tidur, mereka akan rentan depresi, tidak fokus, punya nilai sekolah yang buruk, bahkan kecelakaan mobil. Lalu untuk orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7 jam sampai 9 jam. Para pakar kesehatan menyarankan bagi mereka yang ingin hidup sehat untuk menerapkan aturan ini pada kehidupannya.

Jika melihat ulasan di atas memang seiring bertambahnya usia seseorang maka waktu tidurnya berkurang. Semakin bertambahnya usia seseorang, semakin banyak pula aktivitas dan beban pikirannya. Sehingga mereka sering mengalami masalah gangguan tidur. Awalnya mungkin karena pekerjaan namun lama-lama menjadi kebiasaan. Tapi tahukah anda jika kebutuhan tidur tidak bisa ditawar? Sebab menjaga kebutuhan tidur merupakan faktor yang akan menyempurnakan kesehatan.

Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan adanya bahaya dibalik kurang tidur. Mulai dari bahaya ringan seperti kelelahan, depresi, dan kurang konsentrasi. Hingga menjurus pada penyakit berbahaya seperti jantung koroner, kanker, stroke, diabetes, hingga kematian. Setiap orang memang mempunyai gaya hidup berbeda-beda dan hal tersebut akan berpengaruh pada kualitas tidur. Oleh karena itu anda diwajibkan menjaga kebutuhan tidur agar selalu terpenuhi. Ingatlah jika ada ancaman yang lebih parah jika waktu tidur berkurang.