Hubungan Intim Bisa Menyebabkan Jerawat?

Hubungan Intim Bisa Menyebabkan Jerawat?

Gimana ceritanya hubungan intim bisa menyebabkan jerawat? Tak bisa dipungkiri, seks punya banyak manfaat bagi tubuh. Selain membuat kita merasa bahagia, seks secara rutin juga bisa meningkatkan kesehatan. Bahkan aktivitas seks yang intens bisa membantu menurunkan tekanan darah. Jadi bagi anda yang bermasalah dengan tensi di atas normal, sering-seringlah berhubungan intim bersama pasangan. Kembali ke topik utama, apa sih korelasi antara seks dan jerawat? Berikut ini penjelasan lengkapnya:

Berkeringat

Aktivitas yang mengeluarkan keringat bisa memicu munculnya jerawat. Seperti yang kita tahu, keringat bisa mendorong pertumbuhan mikroorganisme penyebab jerawat. Tumpukan keringat dan minyak berlebih di kulit bisa memperburuk kondisi jerawat yang dialami. Maka dari itu, sebaiknya jangan lupa untuk mandi setelah berhubungan intim terutama jika anda memiliki kulit yang sensitif terhadap pertumbuhan jerawat. Ada banyak metode untuk menuntaskan jerawat, salah satunya adalah dengan menggunakan asam salisilat. Anda juga bisa memakai krim scrub yang dirancang khusus untuk kulit berjerawat.

Produk perawatan rambut

Produk perawatan rambut juga bisa memicu jerawat. Saat berhubungan intim, kita sering tidak sengaja menyentuh rambut pasangan dengan wajah. Percampuran antara zat-zat yang terdapat di dalam produk perawatan rambut, keringat, dan minyak bisa mendorong pertumbuhan bakteri. Beberapa produk mengandung bahan kimia yang tidak ramah ramah kulit. Memakai produk seperti ini hanya akan memperparah kondisi jerawat anda. Untuk menghindarinya, selain memakai produk yang ramah kulit, anda juga perlu secara rutin membilasnya terutama ketika hendak berhubungan intim.

Jambang

Alasan pria memelihara jambang adalah supaya terlihat keren. Nah, kaitannya dengan jerawat adalah ketika kulit wajah mengalami friksi dengan jambang, itu bisa merangsang produksi minyak. Minyak yang tersumbat oleh pori-pori akan memicu pertumbuhan bakteri. Untuk mengurangi resiko tersebut, anda bisa mengoleskan minyak kelapa pada jambang pasangan terutama jika seks melibatkan banyak ciuman. Kalau tidak ingin rumit, minta saja pasangan untuk mencukur rambut di wajahnya. Mungkin ia akan terlihat lebih tampan tanpa rambut tersebut.

Sprei yang kotor

Seberapa sering anda mencuci sprei? Aktivitas seks umumnya dilakukan di ranjang, jadi sprei akan secara konstan basah oleh keringat. Sprei yang kotor merupakan tempat yang ideal bagi perkembangan bakteri. Jika anda jarang mencuci sprei, anda dan pasangan akan mudah merasa gatal saat tidur di atasnya. Ini bisa merembet ke masalah lain, seperti jerawat. Solusinya adalah cuci sprei secara rutin, termasuk bed cover dan sarung bantal. Tidak usah mencucinya setiap minggu atau setiap bulan. Jika sprei sudah mulai berwarna kusam dan menimbulkan bau tidak sedap, itu tandanya anda harus buru-buru mencuci. Kasur merupakan salah satu spot favorit bagi siapa saja, jadi sudah seharusnya mendapatkan perhatian ekstra terutama dalam hal kebersihan.

Minyak untuk memijat

Bagi anda yang mudah terkena jerawat, minyak dalam bentuk apapun sebaiknya dihindari. Beberapa orang mendapatkan sensasi yang berbeda ketika mereka memijat tubuh pasangan saat berhubungan intim. Untuk menghindari friksi, mereka melumuri tubuh dengan minyak sebelum memijat. Nah, jika minyak tersebut tidak dibersihkan setelah berhubungan intim, itu bisa menyumbat pori-pori kulit dan menimbulkan jerawat.

Masalah ini lebih sering terjadi pada mereka yang rentan terhadap jerawat. Sekalipun anda menggunakannya, segeralah mandi setelah berhubungan intim agar minyak tersebut larut bersama air. Kulit sebenarnya sudah memproduksi minyak secara alami, tapi kadang masih kurang untuk mengurangi gesekan dengan tubuh pasangan. Sekarang anda tahu kan kenapa hubungan intim bisa menyebabkan jerawat?