Hal Menjijikkan yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Bergairah

Hal Menjijikkan yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Bergairah

Jakarta – Ketika terlalu bergairah, orang bisa kehilangan akal sehatnya. Hal itu rupanya bukan hanya berlaku untuk pria, tapi juga wanita. Riset membuktikan wanita bisa melakukan hal menjijikkan ini ketika gairahnya memuncak.

Penelitian yang dilakukan Charmaine Borg dari University of Groningen, Belanda dan dipublikasikan di jurnal PLoS ONE itu melibatkan 90 wanita. Para responden dibagi ke dalam tiga kelompok. Kelompok pertama diminta menonton film erotis, kelompok kedua menonton video olahraga ekstrem sehingga membuat mereka bersemangat dan kelompok ketiga menonton video kereta yang dimaksudkan untuk mendapatkan respon netral.

Setelah menonton berbagai video tersebut, para responden diminta melakukan 16 hal yang sebagian besar menjijikkan. Mereka diminta meneguk segelas jus yang di dalamnya ada serangga yang sebenarnya hanyalah mainan, membersihkan tangan dengan tisu yang sudah pernah dipakai orang lain, dan menggigit kue yang diletakkan di sebelah cacing hidup. Para responden juga diminta beberapa kegiatan berkaitan dengan seks seperti mengoleskan cairan lubrikasi di vibrator.

Berdasarkan penelitian tersebut diketahui, wanita yang sangat bergairah setelah menonton film erotis merasa nyaman-nyaman saja melakukan aktivitas yang sebenarnya menjijikkan seperti menggigit kue yang diletakkan di sebelah kumpulan cacing. Sedangkan para responden yang menonton video kereta merasa aktivitas tersebut sangat menjijikkan.

Tak hanya itu saja, dari riset diketahui juga, para wanita yang sangat bergairah melakukan hampir semua aktivitas menjijikan tersebut. Tingkat gairah yang mereka rasakan menurunkan perasaan tidak nyaman atau jijik tersebut.

Seperti dikutip Huffington Post, Daniel R. Kelly, profesor filsafat di Purdue University melihat rasa jijik sebenarnya bagian dari sistem pertahanan diri manusia. Perasaan tersebut mencegah orang untuk terkena infeksi atau berhubungan dengan orang yang berpotensi membawa penyakit.

“Perasaan jijik adalah sebuah emosi. Perasaan itu berguna untuk melindungi kita tidak memakan makanan yang mungkin saja meracuni kita atau mencegah kita berdekatan secara fisik pada hal-hal yang bisa menyebabkan infeksi,” ujarnya.

Trackbacks and pingbacks

    No trackback or pingback available for this article.

    Leave a reply