Hal-hal Yang Perlu Dihindari Saat Berhubungan Intim

Hal-hal Yang Perlu Dihindari Saat Berhubungan Intim

Aktivitas seks memang menyenangkan, tapi ada berbagai hal negatif yang mungkin muncul saat melakukannya. Seks yang tidak aman bisa menyebabkan penis patah dan menularkan STD. Maka dari itu, lakukanlah seks secara aman demi kepentingan bersama. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan kondom agar penyakit tidak dengan mudah menular. Ada hal-hal yang perlu dihindari saat berhubungan intim, seperti:

Memaksakan kehendak kepada pasangan

Seks seharusnya memuaskan kedua belah pihak. Jika salah satu sedang merasa kurang fit, sebaiknya aktivitas dihentikan. Memaksakan kehendak saat pasangan tidak mood bisa membuat seks terasa kurang menyenangkan. Ini justru bisa menciptakan ketegangan diantara keduanya. Selain itu, perlu diketahui orgasme pada pria dan wanita relatif berbeda. Saat pria sudah ejakulasi, wanita mungkin belum sampai ke titik orgasme. Tidak mudah membawa wanita ke puncak kepuasan. Suasananya harus mendukung, selain itu juga perlu kedekatan emosional dan stimulasi yan berkelanjutan. Stimulasi bisa dimulai saat foreplay dilanjutkan hingga penetrasi.

Terlalu bersemangat

Penis patah bisa terjadi jika pria terlalu bersemangat saat penetrasi. Begitu pula sebaliknya, kulit di dalam vagina juga bisa mengalami iritasi jika bergesekan terlalu keras dengan penis. Untuk meminimalisir resiko, anda bisa memakai pelumas. Ini adalah alternatif yang tepat jika organ intim tidak memproduksi pelumas yang cukup. Berhubungan intim tanpa pelumas akan terasa sangat menyakitkan.

Seandainya pun sampai tergores, berikan waktu beberapa hari agar luka pulih. Ini demi menghindari masalah yang lebih serius. Anda perlu mengikuti permintaan pasangan. Jika ia merasa tidak nyaman saat melakukan penetrasi, maka lakukanlah secara perlahan. Tips lainnya, ubahlah posisi jika mulai ada kebosanan. Ada banyak posisi berhubungan intim yang bisa anda coba. Kejenuhan dalam seks adalah hal yang wajar, tapi ada solusi untuk masalah tersebut.

Menyepelekan penyakit kelamin

Melakukan tes secara rutin memang bisa membantu menghindarkan anda dari penyakit kelamin, tapi bukan berarti resiko tertular tidak ada sama sekali. Berhubungan intim tanpa kondom bahkan dengan partner yang dirasa aman sekalipun tetap beresiko. Di luar mungkin ia meninggalkan kesan sebagai orang yang setia, tapi tindakan preventif tetap harus dilakukan. Terkecuali anda selalu mengontrol gerak-gerik pasangan, berhubungan intim dengan aman adalah hal yang sangat penting. Selain untuk mencegah penularan penyakit seksual, juga untuk mencegah kehamilan terutama jika anda sedang tidak berencana menambah momongan.

Memakai pelumas yang tidak tepat

Sebaiknya anda tahu komposisi pelumas yang anda pakai sebab tidak semua produk dibuat sama. Beberapa bisa menimbulkan iritasi pada kulit sensitif. Jika anda ingin memakai kondom berbahan latex, maka sebaiknya hindari penggunaan pelumas minyak. Bahkan lebih tidak disarankan lagi memakai pelumas alami seperti minyak kelapa sebab minyak kelapa tidak dirancang untuk keperluan ini. Mengapa minyak berbahaya? Sebenarnya bukan berbahaya, tapi minyak kelapa bisa merusak struktur latex yang pada akhirnya membuat kondom tidak berfungsi maksimal. Pilihan yang tepat adalah pelumas berbahan silikon atau air.

Memasukkan makanan ke dalam Miss V atau anus

Self pleasure bisa dilakukan dengan sex toys. Buah seperti terong atau pisang tidak dirancang untuk hal seperti ini. Dikhawatirkan jika anda memasukkan benda yang tidak sewajarnya ke dalam organ intim, ini bisa membuatnya stuck atau terperangkap disana. Jika anda ingin melakukan masturbasi, sebaiknya beli alat bantu seks yang memang dirancang sesuai dengan bentuk organ intim. Selain aman, alat ini juga higienis. Anda bisa memakainya berulang kali tanpa khawatir kontaminasi bakteri. Yang penting cuci alat tersebut dengan sabun antiseptik saat sedang tidak dipakai. Nah, itu tadi hal-hal yang perlu dihindari saat berhubungan intim.