Hal-hal Yang Bisa Mempengaruhi Orgasme

Hal-hal Yang Bisa Mempengaruhi Orgasme

Orgasme tidak bisa dipastikan kapan datangnya. Kadang dalam melakukan hubungan intim, orgasme datang lebih awal. Tapi tak jarang kita tidak merasakannya hingga akhir sesi. Jadi sebenarnya orgasme bukan sesuatu yang bisa dipaksakan. Lakukan saja seks sebagaimana mestinya. Jangan terlalu memikirkan apakah anda akan orgasme atau tidak sebab beban pikiran justru akan membuat seks terasa kurang menyenangkan. Ini pada akhirnya bisa mengurangi peluang orgasme. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa mempengaruhi orgasme:

Hormon

Keseimbangan hormon di dalam tubuh memegang peran besar dalam aktivitas seksual seseorang. Jika anda sedang mengalami ketidakseimbangan hormon, dampaknya bisa terasa saat anda berhubungan intim. Anda mungkin akan kehilangan libido secara instan. Masalah ini perlu mendapatkan treatment medis, jadi segeralah periksakan diri ke dokter jika anda mengalami masalah orgasme dalam waktu yang lama. Dokter akan memberikan saran tentang apa yang perlu anda lakukan. Mungkin anda akan diminta untuk menghindari makanan tertentu, atau mungkin anda juga akan diresepkan obat-obatan yang bisa mengembalikan gairah seksual.

Capek

Rasa capek yang dibawa dari luar bisa membuat hubungan di ranjang terasa kurang hangat. Jika anda sudah lelah karena bekerja di kantor, sebaiknya aktivitas seksual ditunda dulu. Beri waktu bagi tubuh untuk memulihkan diri. Berhubungan intim saat capek hanya akan berakhir dengan kebosanan. Bahkan anda bisa ketiduran saat sedang asik bermesraan. Seks tidak harus dilakukan malam hari. Ada yang namanya morning sex. Ini cocok untuk pasangan yang selalu capek sepulang kerja. Lewati malam hari dengan beristirahat agar keesokan harinya energi terisi penuh dan anda bisa melakukan seks di pagi hari.

Ekspektasi berlebih

Tidak ada seks yang sempurna. Pengalaman seks dengan beberapa orang berbeda akan terasa berbeda. Seks dengan orang yang sama sekalipun sensasinya bisa berbeda jika dilakukan pada tempat dan waktu yang berbeda. Oleh sebab itu, jangan ada ekspektasi soal seks. Anda tidak harus meyakinkan diri agar bisa orgasme setiap bercinta sebab mencapai orgasme nyatanya tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi. Selain stimulasi, kondisi fisik dan pikiran juga memegang peran penting. Misalnya jika anda berhubungan intim saat sedang tidak enak badan, hampir bisa dipastikan orgasme tidak akan terjadi. Begitu pula jika anda melakukannya saat sedang banyak pikiran, akan sulit untuk mencapai kepuasan seks. Hindarilah membuat ekspektasi. Jalani saja seks seperti air mengalir. Soal orgasme atau tidak, itu akan terjadi dengan sendirinya.

Terlalu santai

Seks yang terlalu santai juga bisa membuat seorang wanita sulit mencapai orgasme. Dinamika atau tempo permainan perlu diperhatikan. Ada kalanya anda harus bersikap santai, tapi ada pula waktu untuk bersikap lebih agresif. Beberapa otot dan titik saraf perlu distimulasi dengan pelan dan keras secara bergantian agar anda bisa mencapai klimaks. Jika dari awal anda sudah santai dan tidak mengganti tempo permainan, seks bisa berubah membosankan. Di dalam seks tidak ada aturan soal siapa yang harus bersikap pasif dan siapa yang harus agresif. Keduanya bisa saling berganti peran supaya seks terasa lebih menantang.

Smartphone

Bermain Smartphone memang menyenangkan, tapi bisa mengganggu di waktu-waktu tertentu. Bayangkan saat sedang asik-asiknya anda mendapatkan SMS dari bos untuk segera menyelesaikan pekerjaan. Ini tentu akan menghilangkan mood bercinta. Tidak ada salahnya jauh dari Smartphone untuk sementara waktu. Tidak usah mematikannya, cukup nonaktifkan saja nada deringnya. Memikirkan hal lain saat berhubungan intim hanya akan menurunkan hasrat seksual, jadi sebisa mungkin hindari hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi.