Fakta-fakta Menarik Soal Seks pada Pria yang Tidak Diketahui Wanita

Fakta-fakta Menarik Soal Seks pada Pria yang Tidak Diketahui Wanita

Jakarta – Benarkah hasrat seks pria selalu lebih tinggi ketimbang wanita, atau pria selalu bisa orgasme setiap kali bercinta? Tidak selalu. Banyak wanita keliru memahami persoalan seks pada pria dan menganggap prialah yang selalu berada di pihak beruntung dalam bercinta. Padahal di luar masalah serius seperti disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, pria juga memiliki kekhawatiran yang sama seperti wanita.

1. Pria Juga Memalsukan Orgasme
Selama ini wanita yang diketahui lebih sering memalsukan orgasme, namun pria juga terkadang melakukan dengan berbagai alasan. Umumnya pria memalsukan orgasme karena tidak ingin menyakiti hati atau membuat pasangannya kecewa. Dalam bukunya yang berjudul ‘Why Men Fake It: The Totally Unexpected Truth About Men and Sex’ , pakar kesehatan seksual pria Abraham Morgentaler, M.D., menjelaskan bahwa ia telah berbicara dengan para pria dan mengaku terkejut. Seperti dikutip dari Women’s Health USA, banyak pria yang mengaku pernah memalsukan orgasme ketika bercinta.

2. Orgasme Pria Tidak Selalu Ditandai dengan Ejakulasi
Dalam beberapa kasus, pria bisa saja mencapai orgasme tanpa ejakulasi. Misalnya pada pria dengan diabetes, kandung kemihnya biasanya tidak bisa menutup dengan sempurna sehingga cairan semen atau sperma tidak keluar dan kembali lagi ke kandung kemih. Pria yang sudah berusia paruh baya yang pernah menjalani operasi prostat juga kemungkinan bisa orgasme tanpa ejakulasi.

3. Alasan Pria Memalsukan Orgasme
Berdasarkan pengalaman Abraham yang pernah menangani pasien-pasiennya, alasan utama para pria memalsukan orgasme karena umumnya mereka sudah tahu kalau tidak akan bisa orgasme saat itu. Misalnya karena minum alkohol terlalu banyak, sedang banyak pikiran atau sedang menjalani pengobatan medis yang membuatnya sulit orgasme. Umumnya penyebab pria memalsukan orgasme tidak jauh berbeda dengan wanita, yaitu tidak ingin membuat pasangannya kecewa. “Itu adalah cara pria mengatakan pada pasangannya bahwa mereka masih hebat di ranjang, semuanya baik-baik saja dan dia cukup puas untuk saat ini,” jelas Abraham.

4. Pria Tidak Selalu Mood untuk Bercinta
Kebanyakan wanita beranggapan bahwa pria selalu siap untuk bercinta kapan pun dan di mana pun, selama ia mendapat stimulasi seks yang cukup. Anggapan itu bisa jadi benar, tapi hanya pada pria dengan usia tertentu. Pada usia 18 hingga 25, gairah seks pria memang sedang tinggi-tingginya dan keinginan mereka untuk bereksplorasi tentang seks juga kuat. Namun seiring bertambahnya usia, setelah menikah dan punya anak, fokus pria tidak lagi kepada aktivitas seksual. Masalah di pekerjaan, rumah tangga dan rasa lelah juga bisa membuat pria tidak mood untuk bercinta.

“Semuanya berubah begitu pria sudah memikul tanggung jawab dalam hidupnya,” ujarnya.

5. Pria Sering Lebih Fokus Memuaskan Pasangan Daripada Diri Sendiri
Ada mitos yang mengatakan kalau pria bisa sangat egois dan hanya mementingkan kepuasannya sendiri saat bercinta. Tapi dari berbagai kasus yang pernah ditangani Abraham, yang terjadi justru sebaliknya. Pria, seperti halnya wanita seringkali lebih memerhatikan kepuasan seks pasangannya ketimbang dirinya sendiri. Mereka lebih mementingkan bagaimana membuat pasangannya merasakan kenikmatan saat bercinta. Dijelaskan Abraham, pria umumnya ingin dianggap hebat dan makin dicintai pasangannya di ranjang sehingga terkadang mengesampingkan kenikmatan untuk dirinya sendiri.

Trackbacks and pingbacks

    No trackback or pingback available for this article.

    Leave a reply