Cedera Paling Sering Dialami Kala Bercinta, Memar Sampai Tangan Terkilir

Cedera Paling Sering Dialami Kala Bercinta, Memar Sampai Tangan Terkilir

Jakarta – Kecelakaan atau cedera bisa terjadi kapan saja, termasuk saat Anda dan pasangan bercinta. Memar, lecet bahkan terbentur bisa dialami setiap pasangan suami istri kala berhubungan seks dan seringnya, mereka tidak sadar dan baru merasakannya setelah bercinta. Hal itu terjadi karena meningkatkan produksi hormon endorphin — disebut juga hormon bahagia– sehingga rasa sakit itu kerap kali tak dirasakan.

Menurut pakar fitnes dan kesehatan Dr Kevin Jardine, endorphin bersifat seperti ‘morfin alami’ bagi tubuh. Jadi mungkin saja pasangan tidak merasakan sakit sama sekali, atau lebih tepatnya tidak memedulikan rasa sakit itu karena lebih mengutamakan kenikmatan.

“Ketika Anda bercinta dengan posisi yang tidak biasa, Anda mungkin jadi kebal terhadap ketidaknyamanan karena endorphin yang mengalir di tubuh ‘mengaburkan’ rasa sakit itu,” jelas Dr Kevin, seperti dilansir Daily Mail.

Posisi bercinta yang sulit seperti sambil berdiri, gaya lotus atau gunting umumnya membuat otot dan persendian tubuh bekerja lebih keras dari biasanya. Ketika mendapat tekanan lebih berat, maka otot dan sendi akan menegang dan akhirnya menimbulkan sakit di keesokan harinya. Belum lagi jika aktivitas seks dilakukan dilakukan di permukaan yang keras atau kasar seperti lantai dan karpet.

Cedera akibat bercinta mungkin terdengar sepele, tapi sebenarnya penting diwaspadai. Sama pentingnya ketika seorang atlet mengalami cedera ketika berolahraga. Saat berhubungan seks, bagian tubuh yang rentan cedera antara lain lengan atau tumit terkilir, lecet dan punggung sakit. Perabot rumah tangga juga tak luput jadi ‘korban’ akibat aktivitas seks yang terlalu bersemangat.

Menurut data statistik yang dirilis di London, kursi patah atau cangkir dan gelas pecah merupakan kejadian yang umum terjadi saat pasangan bercinta. Sementara furnitur yang paling banyak rusak akibat aktivitas seks, bisa ditebak, tempat tidur.

Dilaporkan juga empat dari 10 orang pernah merusak beberapa alat di rumah ketika penetrasi seks. Nilai kerugian yang dialami bisa mencapai hingga rata-rata Rp 3 jutaan per orang, dalam setahun.

Ada pula lima persen, atau satu dari tiga orang yang terpaksa bolos kerja karena mengalami cedera pasca bercinta di malam harinya. Biang keladi banyaknya kasus cedera saat bercinta, salah satunya adalah film erotis. Sebagian besar pasangan yang ‘kecelakaan’ umumnya mencoba meniru adegan ranjang dalam film. Seperti akting mesra Daniel Craig dan Berenice Marlohe dalam film ‘Skyfall’, beberapa adegannya memperlihatkan mereka sedang bercinta di bawah pancuran kamar mandi juga di atas kapal.

Penting diketahui bahwa kehidupan seks yang nyata sangat jauh berbeda dengan film. Mencoba menirunya semirip mungkin akan membuat pasangan merasa tidak nyaman, tubuh memar-memar bahkan mengalami cedera serius.

Seperti dikutip dari The Site, cedera yang kerap kali terjadi saat bercinta adalah benturan pada kepala, lecet akibat gesekan, luka tergigit, luka tercakar dan memar-memar. Sementara spot bercinta yang paling berisiko menyebabkan cedera, menurut infografik yang dirilis situs Meet Ville di antaranya sofa, tangga, mobil, shower, kamar tidur, kursi kayu, meja dapur, taman dan toilet.

Trackbacks and pingbacks

    No trackback or pingback available for this article.

    Leave a reply