Cara Menghindari Ajakan Seks Saat Kencan Pertama

Cara Menghindari Ajakan Seks Saat Kencan Pertama

Tidak ada alasan melakukan seks saat kencan pertama jika anda merasa tidak nyaman. Ketika kita dihadapkan dengan tradisi ketimuran, seks bukanlah sesuatu yang penting saat berpacaran. Bahkan ketika kita sudah pernah menikah sekalipun / dalam status duda atau janda, seks tidak menjadi prioritas terutama ketika orang yang kita pacari belum benar-benar dekat secara personal. Sulit untuk menerka karakter orang yang didekati. Ada orang yang punya karakter kalem, ada pula yang agresif dan ingin cepat-cepat lanjut ke seks padahal baru berkenalan. Lalu, bagaimana cara menghindari ajakan seks saat kencan pertama?

Jujur

Lebih baik berkata jujur. Jika anda masih memegang teguh prinsip ketimuran, maka katakan padanya bahwa anda tidak menerima ajakan seperti itu ketika sedang berpacaran, terlebih saat di awal-awal pertemuan. Percintaan tidak harus berlanjut ke hubungan intim bahkan jika anda sudah pernah menikah. Cara terbaik untuk menghadapi calon pasangan yang agresif adalah menolak dan memberikan pengertian.

Katakan bahwa anda tidak bersedia untuk melakukannya. Jika ia mencintai anda, ia tidak akan marah sama sekali. Sebaliknya, jika ia pergi begitu saja setelah menerima reaksi penolakan, itu artinya ia menginginkan sesuatu dari anda. Sebaiknya orang seperti ini diabaikan saja. Masih ada banyak pria lain di luar sana yang siap menerima anda apa adanya.

Berbohong

Ini yang dinamakan berbohong demi kebaikan. Tidak ada faedahnya berhubungan intim dengan orang yang tidak anda inginkan. Daripada memberi harapan, sebaiknya buat alasan tertentu. Meskipun terkesan membual, setidaknya anda bisa bebas dari cengkeramannya. Anda bisa minta waktu untuk pikir-pikir, kemudian setelah jauh, blok semua pertemanan di media sosial dan nomor HP-nya. Ia akan melihat itu sebagai reaksi penolakan.

Jika ia masih nekat mendekat, cari alasan lain. Misalnya saja katakan bahwa mantan pacar mau balikan. Cari teman yang mau diajak berpura-pura untuk menjadi mantan. Dengan begitu, ia tahu bahwa anda sedang tidak available dan memutuskan untuk menjauh. Ada seribu satu alasan untuk menjauhi orang-orang seperti ini.

Katakan lagi haid

Banyak pria enggan mengganggu wanita yang sedang haid. Jika ia mengajak anda untuk bermesraan saat kencan pertama, katakan saja kalau anda lagi datang bulan. Kalau ia masih memaksa, katakan lebih keras. Sebagai wanita anda berhak untuk menolak ajakan pria yang tidak sopan. Karakter pemaksa seperti ini bukanlah karakter yang baik. Siapapun tentu tidak ingin punya pasangan yang suka memaksa.

Bila perlu pasang wajah jutek atau marah agar ia merasa yakin. Ketegasan sangat diperlukan ketika meladeni orang seperti ini. Jika anda menolak secara halus, kemungkinan ia menafsirkan bahwa anda memberi harapan. Ia kemungkinan akan datang lagi untuk mengajukan permintaan yang sama. Sebaiknya katakan secara tegas dari awal bahwa anda tidak berminat untuk melakukannya.

Mengancam

Banyak pria beranggapan mereka bisa meminta apa saja seenaknya kepada wanita yang didekati. Anda harus membuktikan diri sebagai pribadi yang mandiri dan tidak mudah terpengaruh. Jika pengertian sudah diberikan namun ia masih tetap memaksa, berikan saja memberikan ancaman. Mungkin ini terdengar ekstrim, tapi tidak ada cara lain untuk meladeni orang yang punya ego tinggi.

Buat ia berpikir bahwa anda bukan orang yang mudah diperdaya. Bahkan jika anda perempuan sekalipun, ketika anda mampu menunjukkan rasa percaya diri, pria akan pikir-pikir untuk memaksakan kehendaknya. Bila perlu beri ancaman kalau anda akan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua. Orang tua tidak akan membiarkan anaknya terjerumus ke hal-hal yang negatif. Mereka pasti akan berada di belakang anda untuk menghadapi orang-orang seperti ini. Nah, itu tadi cara menghindari ajakan seks saat kencan pertama.