Bercinta Lebih Menyenangkan Saat Lampu Menyala, Ini Dia Alasannya

Bercinta Lebih Menyenangkan Saat Lampu Menyala, Ini Dia Alasannya

Jakarta – Sebagian pasangan khususnya wanita lebih suka bercinta dalam keadaan ruangan yang gelap atau remang-remang. Tidak percaya diri dengan bentuk tubuh atau tidak nyaman menjadi alasan utama kenapa mereka memilih berhubungan seks tanpa cahaya. Padahal ruangan yang terang akan membuat sesi bercinta jadi lebih menggairahkan dan memungkinkan eksplorasi yang lebih luas. Ini beberapa alasan kenapa Anda dan pasangan disarankan bercinta dengan lampu menyala.

1. Membangkitkan Emosi
Momen bercinta akan lebih menyenangkan apabila melibatkan emosi dan ekspresi baik itu melalui wajah maupun bahasa tubuh. Bercinta dengan saling bertatap mata akan membuat Anda maupun pasangan merasakan perasaan dan emosi yang sebenarnya tentang diri masing-masing. Perlu diingat, hubungan seks bukan sekadar memenuhi kebutuhan biologis pria dan wanita. Bukan juga hubungan intim tanpa keterikatan emosi karena tatapan mata terhalang kegelapan yang gulita. Tapi hubungan seks yang sebenarnya harus melibatkan keterikatan fisik maupun emosi.

Saat bercinta dalam gelap, melakukan kontak mata pun jadi sulit dilakukan dan keterikatan secara emosional mustahil terbentuk. Sementara dalam keadaan terang akan lebih mudah membangkitkan emosi tersebut. Hubungan suami istri pun jadi lebih dekat dan mendalam setiap kali bercinta.

2. Bisa ‘Tepat Sasaran’
Saat bercinta dengan suasana yang gelap, bukan tidak mungkin Anda atau pasangan ‘salah’ sasaran dalam memberikan stimulasi seks ketika foreplay. Ada kemungkinan area yang Anda stimulasi justru membuat pasangan tidak nyaman, begitu pun sebaliknya. Dengan bercinta di ruangan yang cukup cahaya, Anda jadi mengetahui bagian tubuh mana yang paling membuat pasangan merasa nyaman dan menikmatinya.

“Jika pasangan melakukan stimulasi seks saat lampu menyala Anda jadi bisa melihat dengan jelas area mana yang ia sukai untuk disentuh. Ikuti arahannya dan Anda akan menjadi ahlinya dalam bercinta,” saran pakar seks Cassie Fuller.

3. Stimulasi Visual Juga Penting
Tak hanya lewat sentuhan, stimulasi seks juga bisa dilakukan secara visual. Orang, baik pria maupun wanita umumnya suka menonton film erotis atau melihat majalah porno. Kenapa?

Karena mereka menikmati hal-hal seksual yang terungkap secara visual. Hal itu juga berlaku ketika melakukan hubungan seksual. Umumnya pria dan wanita akan lebih cepat terangsang ketika foreplay apabila melihat tubuh seksi pasangannya dengan jelas.

Trackbacks and pingbacks

    No trackback or pingback available for this article.

    Leave a reply