Beberapa Penyebab Pria Malas Untuk Bercinta

Beberapa Penyebab Pria Malas Untuk Bercinta

Pria merupakan makhluk yang mudah dipuaskan secara seksual. Tap tidak selamanya mereka akan memenuhi ajakan untuk bercinta. Di waktu-waktu tertentu, mereka bisa malas dan tidak mau meneruskan ajakan bercinta. Lalu, apa saja yang bisa membuat mood seorang pria berubah? Yuk, kita cari tahu jawabannya.

Terlalu banyak ngobrol

Dari beberapa penyebab pria malas untuk bercinta, ini salah satu yang paling sering terjadi. Ketika berhubungan intim, rata-rata pria ingin agar pasangannya fokus pada hal tersebut. Mereka tidak suka jika ada terlalu banyak obrolan yang tidak penting, apalagi jika yang dibahas adalah menyangkut pekerjaan, anak, dsb. Maka dari itu, hindarilah membuka percakapan yang terlalu serius ketika anda hendak bermesraan bersama pasangan.

Kalau ingin ngobrol, lakukan setelah momen bercinta selesai. Ketika sedang melakukan, sebaiknya fokus memberikan stimulasi agar keduanya bisa mencapai klimaks. Berbicara boleh saja, tapi cari topik yang bisa meningkatkan keintiman, bukan yang bisa menurunkan libido. Banyak pria tidak tahan punya pasangan yang bawel. Mereka ingin ketika bercinta, pasangannya tidak mengeluarkan tabiat tersebut sebab mood bercinta bisa seketika hilang.

Ngantuk

Pria yang menyadari pasangannya mengantuk ketika hendak berhubungan intim biasanya merasa malas untuk melanjutkan sesi tersebut. Seks sebaiknya memang dilakukan ketika kondisi tubuh sedang prima. Hindari berhubungan seks saat baru pulang kerja, terutama jika tubuh terasa letih. Beri waktu tubuh untuk beristirahat dan memulihkan tenaga. Kalau mengantuk, sampaikan saja kepada suami, ia pasti mau mengerti. Ini juga berlaku sebaliknya. Ketika suami merasa ngantuk, jangan rayu ia untuk bercinta. Seberapapun besar niat untuk melakukannya, sesi bercinta akan terasa hambar jika tidak ada tenaga.

Berbicara masa lalu

Ini juga sebaiknya tidak dilakukan. Terkadang kita secara tidak sadar mengingat orang yang pernah diajak berhubungan intim sebelumnya. Perlu diketahui, kebanyakan orang tidak suka dibanding-bandingkan, terlebih dengan mantan yang sudah menjadi masa lalu. Ini juga bisa membunuh gairah bercinta. Maka dari itu, berhati-hatilah agar jangan sampai keluar kata-kata yang menyiratkan bahwa anda rindu dengan pasangan terdahulu.

Tidak hanya kehilangan mood saja, ia juga bisa marah-marah. Ingatlah bahwa bukan anda saja, ia pun pasti punya masa lalu. Kalau ia saja bisa menghargai anda dengan tidak mengumbar pengalaman yang pernah dilewatinya dulu, mengapa tidak lakukan hal yang sama? Memang hubungan dengan pasangan sebelumnya bisa saja lebih berkesan, tapi tidak ada alasan untuk mengungkit-ungkitnya ketika anda sudah serius dengan hubungan yang baru.

Tidak bisa membaca tanda-tanda

Pasangan yang sedang bergairah biasanya memberikan tanda-tanda tertentu. Nah, anda harus belajar memahami tanda-tanda apa saja yang ia berikan ketika ‘minta jatah’. Jika anda melewatinya begitu saja karena kurang peka, ia bisa saja malas untuk melanjutkannya. Terkadang permintaan untuk berhubungan intim tidak harus disampaikan secara tegas. Setelah bertahun-tahun bersamanya, anda seharusnya tahu bagaimana membaca sinyal-sinyal tersebut.

Mabuk

Kondisi mabuk juga kerap membuat pria malas melakukan apa-apa dengan pasangannya. Banyak yang beranggapan bahwa kondisi mabuk bisa membuat hasrat seks membuncah. Tapi jika hanya salah satu yang mengalaminya, seks akan terasa kurang menyenangkan. Sangat sulit untuk fokus ketika pikiran sedang dalam pengaruh minuman keras. Melakukan apapun jadi kurang bertenaga.

Oleh sebab itu, kalau ingin berhubungan intim dengan suami, hindari minuman beralkohol. Setenggak-dua tenggak tidak masalah, asalkan jangan sampai mabuk saja. Kesadaran akan menurun secara drastis ketika anda mabuk, jadi melaksanakan perintah pasangan juga akan sulit. Itu tadi beberapa penyebab pria malas untuk bercinta.