Beberapa Penyebab Pasangan Berhenti Berhubungan Seks

Beberapa Penyebab Pasangan Berhenti Berhubungan Seks

Hubungan seks adalah bagian penting dalam menjalin hubungan kasih dengan seseorang. Tapi ada beberapa hal yang bisa membuat pasangan enggan melakukan aktivitas intim ini. Kami ingin berbagi informasi tentang beberapa penyebab pasangan berhenti berhubungan seks. Semoga dengan ini anda hubungan asmara anda menjadi lebih baik bersama pasangan.

Membahas masa lalu

Masa lalu harus ditinggal di masa lalu, jangan diungkit-ungkit lagi apalagi jika itu bisa menyinggung perasaan pasangan. Seseorang bisa punya pengalaman seks dengan beberapa orang berbeda semasa hidupnya. Jika anda sudah berada dalam ikatan pernikahan, tidak etis rasanya membahas aktivitas seks bersama pasangan sebelumnya. Seberapa memuaskan pun hubungan asmara anda yang terdahulu, hadapilah yang ada sekarang. Banyak orang tidak sadar telah menyakiti hati pasangannya dengan mengungkit-ungkit apa yang telah mereka lewati di masa lalu. Jika anda merasa aktivitas seksual sedang kurang hangat, maka sebaiknya segera cari solusi daripada membiarkannya berlarut-larut. Sudah seharusnya setiap orang menerima kelebihan dan kekurangan pasangannya.

Memiliki anak

Bagi orang tua, anak adalah harta yang paling berharga. Tapi seringkali kehadiran anak membuat kehangatan seksual menjadi berkurang. Saat merawat anak, kita dituntut untuk selalu dekat dan di dalam proses tersebut, kontak fisik berlebih seringkali tak terhindarkan. Ini bisa menyebabkan libido dan dopamine menjadi berkurang. Penelitian mengungkap bahwa wanita yang sedang merawat anak di bawah 5 tahun cenderung mengalami penurunan hasrat seksual dibandingkan dengan wanita yang tidak sedang merawat anak. Pria juga bisa mengalami penurunan hasrat seks jika mereka merasa perhatian istri berkurang karena merawat anak.

Stress

Tidak diragukan lagi, stress merupakan mood killer nomor satu. Saat stress, selain malas berhubungan intim, kita juga jadi malas melakukan aktivitas sehari-hari. Stressor bisa datang dari mana saja. Stress yang diiringi dengan pertambahan usia bisa seseorang kehilangan hasrat seksual dengan cepat. Itu karena seiring bertambahnya usia, terjadi banyak perubahan di dalam tubuh, termasuk keseimbangan hormon.

Konflik batin juga bisa membuat seseorang enggan melakukan aktivitas seksual. Misalnya anda merasa perlu memuaskan pasangan dengan mencukur rambut di organ intim, melakukan olahraga untuk menjaga bentuk tubuh, dll. Semua ini bisa memberi tekanan internal yang pada akhirnya memicu stress. Setiap permasalahan terutama yang ada kaitannya dengan kondisi emosional perlu dibicarakan langsung dengan pasangan. Ini untuk mencegah masalah tersebut berlarut-larut dan mempengaruhi kehangatan di atas ranjang.

Tidak seimbang

Beberapa orang secara natural punya libido tinggi, sementara yang lainnya rendah. Perbedaan ini bisa memicu masalah dalam rumah tangga. Seseorang yang punya libido tinggi ingin dimengerti oleh pasangannya dengan lebih sering melakukan seks. Jika ia mendapatkan partner yang tidak mampu mengimbangi hasrat seksualnya, maka ketegangan akan sering terjadi dan bermuara pada berkurangnya keintiman.

Solusi untuk masalah ini adalah salah satu pihak harus mau mengalah. Memang tidak mudah menyatukan perbedaan, tapi anda harus ingat bahwa dalam membina rumah tangga, perbedaan apapun harus coba disatukan demi kebahagiaan bersama. Pada rentang usia tertentu, hasrat seksual berada pada puncaknya. Tak jarang pasangan melakukan hubungan intim beberapa kali dalam sehari.

Tapi seiring bertambahnya usia, libido akan menurun dan aktivitas seksual juga akan menurun dengan sendirinya. Nah, di masa-masa puncak tersebut anda perlu sebisa mungkin mengimbangi ‘permainan’ pasangan terutama jika ia adalah tipe orang yang punya libido tinggi. Jika tidak, ini bisa menimbulkan cekcok di dalam hubungan. Itu tadi beberapa penyebab pasangan berhenti berhubungan seks. Semoga anda bisa menjaga kehangatan bersama pasangan.