Beberapa Kondisi Medis Yang Bisa Terjadi Akibat Seks

Beberapa Kondisi Medis Yang Bisa Terjadi Akibat Seks

Rutinitas seks perlu dilakukan beberapa kali dalam dalam seminggu untuk memelihara kehangatan hubungan rumah tangga. Kali ini kami akan membahas beberapa beberapa kondisi medis yang bisa terjadi akibat seks.

Luka pada Miss V

Luka pada dinding vagina bisa menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Oleh sebab itu, penanganannya juga perlu serius. Keringnya organ intim disebut-sebut sebagai salah satu pemicu terjadinya luka pada dinding vagina. Wanita secara alami memproduksi lendir pada area kewanitaan, tapi terkadang jumlahnya tidak mencukupi untuk melakukan penetrasi. Penyebabnya bisa jadi karena stres atau perubahan hormonal di dalam tubuh. Selain itu, ketidakmampuan menerima stimulasi seksual juga mempengaruhi kondisi ini. Jika memang area kewanitaan tidak memproduksi cukup lendir, sebaiknya anda mengaplikasikan pelumas dari luar.

Saat ini sudah ada banyak lubricant atau pelumas yang dirancang khusus untuk area sensitive. Anda bisa mengoleskannya pada penis sebelum melakukan penetrasi. Tapi jangan lupa juga untuk mengecek bahan-bahan yang dipakai sebab setiap pelumas punya komposisi yang berbeda. Mengubah posisi berhubungan intim juga bisa membantu mencegah terjadinya luka internal pada vagina. Kemudian kami juga menyarankan anda melakukan foreplay sebab foreplay pada dasarnya merupakan pemberian stimulasi kepada pasangan. Jika foreplay dilakukan dengan tepat, organ intim akan memproduksi lendir yang cukup untuk melakukan penetrasi.

Infeksi saluran kemih

Kondisi ini bisa terjadi akibat infeksi bakteri. Pria adalah yang paling beresiko mengalaminya. Selain rasa sakit ketika buang hajat, rasa sakit juga bisa muncul di sekitar perut dan punggung bagian bawah. Untuk mengatasinya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, misalnya saja dengan kencing terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan intim. Fungsinya adalah untuk membersihkan saluran uretra dari berbagai bakteri sehingga anda bisa melakukan hubungan intim dengan nyaman.

Kemudian jangan lupa juga untuk membasuh tangan sebelum dan sesudah berhubungan intim apalagi jika seks melibatkan kontak dengan rectum. Kami juga menyarankan konsumsi lebih banyak cairan. Seperti yang kita tahu, konsumsi cairan akan merangsang produksi urin. Tentunya ini sangat baik untuk membersihkan saluran kemih.

Kondisi medis yang bisa terjadi akibat seks

image source: pinterest.com

Sakit kepala

Sakit kepala sebenarnya bukan hal yang perlu ditakuti. Tapi ada beberapa kondisi dimana sakit kepala merupakan pertanda sesuatu yang lebih serius, seperti tekanan darah rendah, pendarahan pada otak, dan tumor otak. Ketika berhubungan intim seseorang juga bisa mengalami sakit kepala, biasanya terjadi sesaat sebelum mengalami orgasme. Jika ini terjadi pada anda, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter apalagi jika berbagai gejala lain mengikuti, seperti muntah dan leher kaku.

Penis patah

Mungkin ini terdengar aneh, tapi seorang pria faktanya bisa mengalami penis patah ketika melakukan penetrasi secara agresif. Itulah mengapa anda perlu berhati-hati memasukkan penis ke dalam vagina terutama saat penis sedang mengeras. Penis patah biasanya ditandai oleh rasa sakit yang parah serta munculnya lebam di area tersebut. Jika itu terjadi, anda perlu segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hal serupa bisa juga terjadi akibat masturbasi yang tidak hati-hati.

Serangan jantung

Kondisi lain yang juga bisa dipicu oleh hubungan intim adalah serangan jantung. Mereka yang mengidap penyakit jantung memang sebaiknya lebih memperhatikan pola aktivitas yang dilakukan. Siapapun dengan masalah ini tidak boleh bekerja terlalu berat karena itu bisa meningkatkan resiko serangan jantung. Seks sebenarnya merupakan aktivitas yang menyehatkan. Tapi bagi mereka yang punya riwayat penyakit jantung, sebaiknya lebih berhati-hati.

Ada beberapa gejala yang dialami oleh mereka yang punya masalah jantung, seperti rasa sakit pada dada yang intens. Biasanya rasa sakit tersebut berlangsung selama beberapa menit dan terjadi berulang kali. Nafas terengah-engah juga bisa menjadi pertanda seseorang mengalami masalah jantung. Jika anda mengalaminya, harap lebih berhati-hati ketika berhubungan intim dengan pasangan. Itu tadi beberapa kondisi medis yang bisa terjadi akibat seks.