Beberapa Keluhan Soal Seks Yang Perlu Anda Ketahui

Beberapa Keluhan Soal Seks Yang Perlu Anda Ketahui

Seks tidak selamanya menyenangkan meskipun aktivitas ini seharusnya menjadi pengalaman menyenangkan bagi anda bersama pasangan. Kali ini kami ingin membahas beberapa keluhan soal seks yang perlu anda ketahui. Siapa saja yang aktif berhubungan intim bisa mengalaminya.

Menurunnya keintiman

Iya, ini merupakan salah satu penyebab berkurangnya keharmonisan rumah tangga. Hubungan seks tidak lagi intim bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah rasa bosan sebab rutinitas tersebut dilakukan berkali-kali tanpa variasi. Dalam hubungan suami istri, berkurangnya keintiman akan terasa saat keduanya sudah memasuki usia senja dimana libido akan drop dengan sendirinya. Usia memegang peranan penting sebab semakin tua, penurunan hasrat seks semakin jelas terlihat.

Jika menurunnya keintiman terjadi secara alami, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah saling mengerti dan menerima. Keintiman juga bisa berkurang akibat anda merasa bosan dengan rutinitas seks yang sama. Di awal perkawinan mungkin anda menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermesraan bersama pasangan. Seiring waktu, intensitas tersebut semakin berkurang. Bahkan tak jarang anda perlu waktu tak kurang dari 30 menit untuk mengakhiri sesi bercinta.

Jika ini yang terjadi, sebaiknya cari variasi baru. Seks tidak seharusnya menjadi sesuatu yang tabu. Anda perlu membicarakannya bersama pasangan. Misalnya saja soal gaya berhubungan intim, cobalah ajak ia mencoba gaya-gaya baru. Menurunnya intimasi juga bisa disebabkan oleh problem rumah tangga. Jika anda sering cekcok dengan pasangan, maka keengganan berhubungan intim akan muncul meski kalian berdua masih dalam usia produktif. Solusinya adalah duduk bersama untuk menuntaskan permasalahan yang dihadapi.

Suami tidak paham keinginan istri

Wanita ingin dimengerti oleh pasangannya, termasuk soal urusan ranjang. Sebagai suami, belajarlah memahami apa keinginan istri saat ‘bermain’ di atas ranjang. Faktor kebosanan juga bisa menjadi penyebab mengapa pria jarang berkomunikasi saat hendak berhubungan intim. Mereka biasanya langsung melakukan fase penetrasi tanpa mendahuluinya dengan foreplay. Bahkan waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan sesi tersebut bisa sangat singkat, kurang dari 15 menit.

Meski hubungan seks sudah menjadi rutinitas, bukan berarti anda harus memandangnya sebagai sesuatu yang tidak penting. Daripada melewati rutinitas ini tanpa semangat, akan lebih baik jika frekuensinya dikurangi. Selain itu, manjakanlah istri dengan foreplay. Terkadang ia lebih senang menghabiskan waktu dengan berciuman dan berpelukan ketimbang penetrasi. Komunikasikanlah setiap anda hendak berhubungan intim. Dengan begini, anda jadi tahu apa yang ia inginkan.

Tidak nyaman

Rasa tidak nyaman saat berhubungan intim bisa terjadi karena faktor fisik dan psikis. Sering bertengkar bisa membuat pasangan enggan melakukan seks. Masalah psikis bisa menyebabkan fluktuasi hormon di dalam tubuh. Ini pada akhirnya mempengaruhi kenyamanan kita saat bermesraan bersama pasangan. Jika ia seperti menahan sakit saat melakukan penetrasi atau menunjukkan ekspresi tidak nyaman, sebaiknya sesi bercinta segera dihentikan.

Cari treatment jika ia merasakan sakit di organ intim saat berhubungan intim. Rasa sakit bisa akibat organ intim dicuci hingga kesat dengan sabun. Sabun mandi kurang tepat untuk area kewanitaan karena selain bisa menimbulkan iritasi, juga bisa membunuh bakteri baik. Pakailah sabun yang dirancang khusus untuk membasuh area kewanitaan.

Sulit orgasme

Umumnya lebih mudah menakar kepuasan seks pada pria dibanding wanita. Saat pria sudah ejakulasi, seketika itu juga ia akan merasa puas. Untuk wanita, mencapai orgasme tidak semudah itu. Perlu stimulasi berkelanjutan untuk membawanya ke tahap itu. Wanita seringkali mengedepankan emosi. Jika anda gagal menciptakan suasana yang romantis dan hangat saat berhubungan intim, maka ia bisa kesulitan mencapai orgasme.

Mencapai kepuasan bersama adalah hal yang penting dalam seks. Jangan sampai hanya satu pihak saja merasa puas, sementara yang lainnya tidak. Stimulasi seks tidak hanya lewat penetrasi saja. Mencium, memeluk, dan menggesek-gesekkan anggota tubuh bisa memberikan stimulasi pada pasangan. Bahkan berbicara ‘jorok’ pun bisa membuatnya terangsang. Maka dari itu, anda harus lebih kreatif untuk mengantarkan pasangan ke puncak kepuasan. Itu tadi beberapa keluhan soal seks yang perlu anda ketahui. Semoga dengan ini anda menjadi semakin mesra bersama pasangan.