Bagian Tubuh Yang Sebaiknya Tidak Disentuh Ketika Bercinta

Bagian Tubuh Yang Sebaiknya Tidak Disentuh Ketika Bercinta

Stimulasi seksual di dalam berhubungan intim adalah hal yang biasa sebab itu bisa membuat pasangan mencapai puncak kepuasan. Kali ini kami ingin membahas tentang bagian sensitif dari wanita yang sebaiknya tidak disentuh ketika berhubungan intim. Secara umum saraf tersebar di berbagai area di seluruh tubuh, termasuk di organ intim.
Stimulasi seksual ketika dipusatkan pada area-area tersebut biasanya akan menimbulkan rasa nikmat yang luar biasa. Tapi ada juga lokasi dimana ketika disentuh akan menciptakan rasa tidak nyaman atau rasa sakit. Di manakah lokasi tersebut? Berikut ini adalah bagian tubuh yang sebaiknya tidak disentuh ketika bercinta:

Leher rahim

Yang pertama adalah leher rahim. Leher rahim sebaiknya dihindari untuk disentuh ketika bercinta sebab saluran sempit yang satu ini merupakan tempat bagi janin untuk tumbuh. Dan jika anda menyentuhnya baik secara sengaja maupun tidak sengaja, ini bisa menimbulkan rasa sakit. Dari luar memang sulit untuk memprediksi di mana lokasi leher rahim.

Jika anda ingin mengetahui secara detil bagaimana tampilan bagian dalam dari organ intim wanita, sebaiknya cari gambar anatomi sebab dari sana anda bisa belajar apa saja bagian yang membentuk area intim wanita. Penetrasi yang terlalu dalam bisa membuat bagian ini tergesek. Jadi anda sebaiknya lebih berhati-hati dan lakukanlah lebih banyak foreplay atau pemanasan. Ini sangat membantu untuk melemaskan area tersebut.

Kepala klitoris

Berikutnya anda juga perlu menghindari kontak dengan kepala klitoris terutama jika memakai bagian tubuh yang kasar. Klitoris sebenarnya merupakan salah satu titik rangsangan seksual pada wanita. Ketika area ini distimulasi secara tepat, wanita biasanya akan merasa nikmat luar biasa. Rasa nikmat tersebut bisa berganti menjadi rasa tidak nyaman jika anda tidak benar dalam memberikan stimulasi.

Alasannya adalah karena kepala klitoris bisa berubah sangat sensitif ketika wanita mengalami orgasme luar bisa. Jika anda ingin menstimulasinya, maka pakailah bagian tubuh yang halus seperti lidah. Hindari memakai bagian tubuh yang kasar seperti jari-jari tangan karena ini juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun begitu, pada kondisi normal biasanya stimulasi pada bagian ini tidak menimbulkan masalah.

Bagian tubuh yang sebaiknya tidak disentuh ketika bercinta

image source: survivalsherpa.wordpress.com

Telapak kaki

Kaki juga merupakan salah satu area favorit bagi banyak pasangan untuk dieksplorasi. Tapi yang ingin kami garis bawahi kali ini adalah bahwa rasa tidak nyaman bisa muncul akibat tekanan pada kaki, terutama pada telapak kaki. Maka dari itu, sebaiknya jika anda ingin bercinta bersama pasangan, sebisa mungkin hindari stimulasi yang terlalu ekstrim pada bagian ini. Sah-sah saja jika anda memiliki fetish kaki sebab ini bukanlah sesuatu yang dilarang dalam seks.

Anda bisa menjadikan objek apa saja sebagai pemberi kepuasan seksual, tapi tetap harus ada batasan-batasan yang tidak boleh dilewati. Beberapa orang lebih suka berhubungan intim dengan kaki yang dibalut oleh kaos. Jika anda memiliki fetish seperti ini, silahkan lakukan saja. Kaos kaki bisa memberikan rasa hangat. Ketika kaki terasa hangat, ini akan membuat tubuh menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan.

Ada pula yang melakukan ini karena alasan lain, misalnya karena kaki mereka mudah mengalami alergi atau iritasi. Jika itu alasan anda untuk memakai kaos kaki ketika bercinta, maka silahkan saja. Tidak ada larangan sama sekali untuk memakai kaos kaki sebab pada beberapa orang, kaos sudah menjadi busana wajib. Sekian informasi tentang bagian tubuh yang sebaiknya tidak disentuh ketika bercinta.