Bagaimana Hormon Mempengaruhi Kondisi Seksual Seseorang

Bagaimana Hormon Mempengaruhi Kondisi Seksual Seseorang

Hormon berkaitan erat dengan kondisi seksual setiap individu. Seperti kita tahu, tubuh memproduksi begitu banyak hormon, diantaranya adalah testosterone, progesterone, dan estrogen. Semua hormon ini biasanya mengalami penurunan konsentrasi seiring dengan bertambahnya usia, apalagi jika seseorang sudah memasuki masa menopause. Jika anda mengalami penurunan hasrat seksual ketika sudah menginjak usia 50 keatas, itu sebenarnya merupakan hal yang sangat wajar sebab bukan hanya ada saja, tapi jutaan orang di luar sana juga mengalami hal serupa. Kali ini kami akan bagaimana hormon mempengaruhi kondisi seksual seseorang.

Hormon merupakan zat kimia yang berfungsi untuk mengatur siklus reproduksi, mood, dan gairah seksual. Dengan konsentrasi hormon yang normal di dalam tubuh, anda akan bisa menikmati kehidupan seksual yang optimal. Penurunan produksi hormon seperti testosteron dan estrogen disebut-sebut merupakan faktor utama penyebab masalah disfungsi seksual pada wanita. Hormon diproduksi oleh berbagai kelenjar dan organ di dalam tubuh.

Hormon estrogen

Hormon estrogen merupakan hormon wanita terpenting sebab zat kimia yang hormon yang satu ini membantu meregulasi siklus menstruasi, mengontrol perkembangan organ intim pada wanita, serta bisa menyebabkan penebalan pada dinding uterus untuk mempersiapkan kehamilan. Jika seorang wanita sudah mendekati masa menopause, biasanya jumlah estrogen mulai menurun secara signifikan. Jika konsentrasinya terlalu rendah, maka dinding uterus tidak akan lagi menebal. Selain itu, ini juga bisa mempengaruhi gairah seksual anda. Adalah hal yang wajar jika anda merasa tidak tertarik untuk melakukan hubungan intim saat memasuki periode menopause, apalagi jika aktivitas seksual tersebut menyebabkan timbulnya rasa sakit.

Hormon testosteron

Hormon testosteron juga penting dalam menjaga kesehatan seksual wanita. Meskipun sebenarnya hormon ini lebih dominan pada pria, indung telur juga memproduksinya. Fungsinya adalah untuk memproduksi estrogen. Sama seperti pria, konsentrasi testosteron yang tinggi pada wanita juga berkontribusi terhadap gairah seksual mereka. Kadarnya mengalami penurunan setelah seseorang memasuki masa menopause, sehingga ini juga akan berdampak pada kehidupan seksnya.

Progesteron

Hormon lain yang juga memegang peran penting dalam mengatur kondisi seksual seseorang adalah progesterone. Sama seperti estrogen, progesteron juga membantu meregulasi siklus menstruasi serta mendukung terjadinya kehamilan. Berkurangnya konsentrasi salah satu hormon sudah bisa menyebabkan penurunan gairah seksual. Tentu akan lebih serius jika semua hormon ini menurun produksinya secara bersamaan. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk menjaga agar gairah seksual tetap tinggi? Salah satu metode yang bisa dicoba adalah terapi hormon.

Bagaimana hormon mempengaruhi kondisi seksual seseorang

image source: hiamag.com

Terapi estrogen

Mendapatkan suntikan estrogen dari luar bisa mencegah berbagai timbulnya gejala seperti vagina kering. Kemudian, anda juga bisa mencoba estrogen topical. Ini merupakan cara memasukkan estrogen ke dalam tubuh melalui krim.-krim tersebut sudah diformulasikan secara khusus agar mudah diserap oleh tubuh. Pemakaian secara rutin akan membantu meningkatkan gairah seksual serta melembabkan area kewanitaan sehingga penetrasi bisa dilakukan dengan lebih mudah.

Terapi testosteron

Kemudian ada pula yang disebut dengan terapi testosterone. Terapi ini juga dilakukan untuk meningkatkan gairah seksual pada wanita, terutama jika mereka sudah mengalami masalah disfungsi seksual yang serius. Terapi testosteron juga mampu mengembalikan libido pada wanita yang sudah memasuki masa menopause.

Meski terapi hormon memberikan hasil yang positif, tapi anda perlu tahu bahwa tetap ada efek samping serta resiko di belakangnya. Maka dari itu, sebaiknya anda lebih teliti lagi sebelum memulai sebuah terapi. Pertimbangkan dulu kelebihan dan kekurangannya. Bila belum yakin, silahkan konsultasikan dengan dokter yang sudah berpengalaman dalam bidang ini. Setelah membaca berbagai review dan saran dari ahlinya, anda bisa memutuskan sendiri akan memakai treatment yang mana. Sekian informasi tentang bagaimana hormon mempengaruhi kondisi seksual seseorang.