Awas! Pria Bisa Disfungsi Ereksi Akibat Kekurangan Vitamin Ini

Awas! Pria Bisa Disfungsi Ereksi Akibat Kekurangan Vitamin Ini

Jakarta – Kekurangan vitamin D tidak hanya berbahaya bagi kesehatan dan kekuatan tulang, tapi juga performa pria di ranjang. Sebuah penelitian menemukan bahwa kurangnya asupan vitamin yang diaktifkan oleh sinar matahari ini bisa membuat pria berisiko mengalami disfungsi ereksi.

Studi yang dilakukan para ilmuwan di Italia ini menganalisa 143 pria dengan tingkat keparahan disfungsi ereksi yang berbeda-beda. Dari semua responden, hampir setengahnya kekurangan vitamin di di dalam tubuh dan hanya 1 dari lima responden yang mencukupi kebutuhan nutrisi untuk tulang ini.

Lebih lanjut lagi, pria yang menderita disfungsi ereksi akut ternyata kadar vitamin D nya 24 persen lebih rendah ketimbang pria dengan kondisi yang sedang dan ringan. Kenapa kekurangan vitamin D bisa berujung pada ‘tidak fungsionalnya’ alat kelamin pria?

Selain penguat tulang, vitamin D juga bertindak sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas, si perusak sel. Ketika tubuh kekurangan vitamin ini, produksi radikal bebas di dalam tubuh akan meningkat. Radikal bebas yang disebut dengan superoxide ion ini bisa mengikis nitric oxide di dalam tubuh, yaitu molekul penting yang membantu pembuluh darah berfungsi dengan semestinya.

Aliran darah yang tidak lancar ini akan berpengaruh pada kemampuan pria untuk ereksi. Karena tidak dapat mengalir dengan lancar dan normal, maka darah ke area penis juga terhambat dan membuatnya tidak bisa ereksi.

Nitric oxide membuat pembuluh darah jadi lebih relaks dan itu bisa meningkatkan peredaran darah sehingga memungkinkan terjadinya ereksi,” ujar Larry Lipshultz, M.D., seperti dilansir Women’s Health USA.

Dengan berkurangnya nitric oxide, maka pembuluh darah tidak bisa relaks dengan maksimal untuk membuat ereksi terjadi. Bagi pria dengan defisiensi vitamin D, disarankan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D setidaknya 30 ng/ml per hari atau bisa lebih jika kondisinya sudah parah (sama sekali tidak bisa ereksi).

Sedangkan bagi pria yang tidak bermasalah dengan ereksinya, tetap disarankan mengonsumsi vitamin D sebagai tindakan pencegahan. Vitamin D bisa didapat dari suplemen atau makanan seperti brokoli, susu, ikan-ikanan, hati sapi, telur juga kacang kedelai. Perbanyak juga aktivitas di bawah sinar matahari pagi (pukul 07:00 – 09:00) untuk membantu memaksimalkan produksi vitamin D di dalam tubuh.

Trackbacks and pingbacks

    No trackback or pingback available for this article.

    Leave a reply