Apakah Seks Sama Dengan Olahraga?

Apakah Seks Sama Dengan Olahraga?

Apakah seks sama dengan olahraga? Banyak yang beranggapan bahwa seks merupakan salah satu bentuk olahraga sebab ketika kita melakukannya, tubuh akan mengeluarkan keringat. Tapi kita akan mencari tahu lebih lanjut tentang korelasi diantara keduanya. Seks adalah hal yang sangat menyenangkan dan juga menawarkan banyak manfaat. Seks bisa menjadi pengganti olahraga, hal itu karena respon fisiologis ketika kita berhubungan intim hampir sama dengan ketika kita melakukan olahraga. Studi menunjukkan bahwa dengan melakukan hubungan intim, akan ada berbagai perubahan di dalam tubuh, diantaranya adalah meningkatnya detak jantung, irama pernafasan, dan tekanan darah.

Semua hal ini juga terjadi ketika kita melakukan olahraga. Jadi jelas ketika anda sedang giat-giatnya bercinta, efek yang terasa pada tubuh mirip dengan ketika anda berolahraga. Namun begitu, aktivitas seks tidak bisa dikategorikan sebagai aktivitas yang intensif. Selain itu, anda juga tidak bisa menyamakannya dengan latihan beban. Jadi meskipun anda sudah berusaha semaksimal mungkin ketika berhubungan intim, jumlah kalori yang terbakar tetap tidak sebanding dengan ketika melakukan olahraga angkat beban. Meskipun demikian, jika anda tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, sebaiknya bercintalah dengan lebih rutin.

Berbagai perubahan fisiologis yang terjadi sangat baik bagi kesehatan tubuh anda. Olahraga bisa dilakukan dimana saja. Jika anda tidak memiliki banyak waktu, sempatkan diri untuk melakukan sit up atau push up di kantor. Selain membuat tubuh lebih bugar, olahraga rutin juga menjauhkan anda dari berbagai penyakit berbahaya terutama yang berkaitan dengan pembuluh darah. Meskipun misalnya anda sedang sangat sibuk, usahakanlah minimal seminggu sekali untuk berolahraga. Latihan yang dilakukan tidak harus berat seperti angkat beban. Aerobik atau mengayuh sepeda sudah cukup untuk meningkatkan kondisi kesehatan tubuh anda.

Seks pada dasarnya merupakan aktivitas untuk melampiaskan hasrat seksual. Tapi dibalik itu semua, sudah juga terbukti merangsang perilisan berbagai hormon penting di dalam tubuh. Dampaknya adalah anda akan jauh dari stress dan masalah psikologis lainnya. Maka dari itu, sebaiknya jangan ragu mengeksplorasi seks sebab ada banyak sekali yang bisa dilakukan ketika bermesraan bersama pasangan. Salah satu hal komponen penting ketika berhubungan intim adalah otot. Massa otot bisa ditingkatkan dengan latihan resisten. Tapi jika anda sering melakukan eksplorasi, ini juga bisa menjadi solusi untuk meningkatkan massa otot.

Apakah seks sama dengan olahraga 2

image source: asociacionarba.org

Misalnya anda bisa mencoba untuk mengangkat pasangan ketika penetrasi. Berat tubuh pasangan akan menciptakan ketegangan pada otot, yang pada akhirnya bisa meningkatkan massanya. Dengan massa otot yang besar, tubuh juga akan lebih mudah melakukan pembakaran kalori. Laju pembakaran akan meningkat drastis ketika anda memiliki banyak massa otot di dalam tubuh. Keaktifan di dalam berhubungan intim juga mempengaruhi jumlah kalori yang dibakar. Ketika anda bersikap pasif di ranjang, ini akan menurunkan kalori yang dibakar. Tapi ketika anda melakukan melakukannya dengan serius, jumlah kalori yang dibakar juga akan semakin besar.

Masturbasi juga demikian, aktivitas yang satu ini memberikan respon fisiologis yang hampir sama, seperti meningkatnya detak jantung dan tekanan darah. Bagi wanita, manfaat berhubungan intim adalah bisa meningkatkan kekuatan panggul. Wanita membutuhkan tulang panggul yang kuat agar bisa lebih lancar ketika melahirkan. Kemudian manfaat lain yang bisa dirasakan adalah meningkatnya rasa percaya diri dan kontrol terhadap diri sendiri. Kemudian banyak juga yang merasakan bahwa ketika frekuensi seks meningkat, rasa sakit cenderung berkurang. Maka dari itu, jika kami sarankan anda untuk lebih rutin lagi bercinta dengan pasangan karena dampak positifnya sangat besar. Jadi, apakah seks sama dengan olahraga? Semoga ulasan tadi bisa menjawab pertanyaan anda.