Apa Yang Terjadi Pada Miss V Setelah Lama Tidak Berhubungan Intim?

Apa Yang Terjadi Pada Miss V Setelah Lama Tidak Berhubungan Intim?

Seks lebih dari sekedar aktivitas untuk melampiaskan libido. Selain menyenangkan, aktivitas seksual yang rutin bisa membuat tubuh lebih sehat dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, anda juga tidak mudah stress. Hubungan intim terutama yang dilakukan dengan semangat bisa memperlancar peredaran darah. Ini sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung anda. Kemudian, saat kita mencapai orgasme, ada hormon bernama oksitosin dirilis oleh tubuh. Peningkatan konsentrasinya membuat kita merasa bahagia dan damai. Ini penting untuk menjaga keharmonisan dalam berumah tangga.

Maka dari itu, tidak ada alasan untuk tidak memprioritaskan seks saat sudah menikah. Namun begitu, beberapa orang karena alasan tertentu memilih untuk berhenti dari aktivitas seksual. Lalu, apa yang terjadi pada Miss V setelah lama tidak berhubungan intim?

Memulainya akan terasa sakit

Pengalaman pertama terasa menyakitkan bagi sebagian wanita. Hal ini juga bisa terjadi pada mereka yang sudah pernah berhubungan intim tapi berhenti dalam waktu yang lama. Jika anda pernah aktif secara seksual lalu memutuskan untuk berhenti, memulainya kembali bisa diiringi dengan rasa sakit. Penyebabnya adalah karena otot di area kewanitaan masih belum terbiasa.

Perlu diingat, otot tubuh sebenarnya lentur, tapi perlu mendapatkan latihan secara rutin untuk menjaga fleksibilitasnya. Jika anda mengistirahatkannya cukup lama, akan perlu waktu untuk meregangkannya kembali. Anda tidak perlu khawatir sebab rasa sakit tersebut tidak akan menetap. Setelah membiasakan diri dengan aktivitas seks yang baru, rasa sakit akan perlahan-lahan menghilang.

Menurunnya libido

Wanita yang sudah nyaman dengan kesendiriannya mungkin merasa seks sudah tidak lagi menjadi sebuah kebutuhan. Padahal kita tahu sendiri, kebanyakan orang ingin memiliki pasangan tetap dan membina rumah tangga. Seks adalah bagian penting di dalam hubungan pernikahan. Kehilangan gairah seks akibat sendiri terlalu lama bisa mempengaruhi hubungan percintaan anda nantinya.

Lalu, bagaimana solusi untuk membangkitkan kembali libido yang mulai pudar? Anda bisa mencoba teknik self-pleasure dengan memakai alat bantu seks. Cobalah memakai vibrator untuk menstimulasi organ intim. Ini bisa mengingatkan anda betapa nikmatnya melakukan aktivitas seksual. Secara perlahan, gairah anda pun akan meningkat dan siap untuk membina hubungan kembali. Masturbasi hanya sebagai jembatan saja. Nantinya anda tetap harus melakukan hal tersebut bersama pasangan.

Vaginismus

Penetrasi akan sulit jika otot vagina mengunci sangat kuat. Kondisi ini yang disebut dengan vaginismus. Bahkan memasukkan benda yang relatif kecil pun sulit jika seseorang sedang menderita masalah ini. Jika anda mengalaminya, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang tepat sebab masalah ini perlu penanganan serius dari ahlinya. Salah satu terapi yang sering direkomendasikan adalah peregangan pada bagian pelvis. Otot-otot di area tersebut perlu dilatih agar semakin lentur, sehingga penis bisa masuk ke dalamnya.

Kondisi Miss V menurun

Usia merupakan faktor penting dalam menurunnya fungsi organ-organ di dalam tubuh. Kondisi ini ternyata berdampak juga pada organ intim. Saat seorang wanita memasuki masa menopause, produksi estrogen di dalam tubuhnya akan menurun. Di sisi lain, Miss V punya reseptor estrogen yang banyak. Kurangnya aktivitas seksual bisa membuat dinding di dalam vagina menjadi tipis dan kering, sehingga resiko terjadinya luka robek semakin besar. Oleh sebab itu, meski anda sudah menopause, itu tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti total dari seks. Anda tetap perlu melakukannya demi menjaga kesehatan organ intim. Nah, sekarang anda tahu apa yang terjadi pada Miss V setelah lama tidak berhubungan intim.