Apa Dampak Terlalu Banyak Berhubungan Seks?

Apa Dampak Terlalu Banyak Berhubungan Seks?

Seks merupakan kebutuhan dasar setiap manusia. Kita semua membutuhkan seks apalagi ketika organ seksual sudah berkembang secara sempurna. Hanya saja, libido setiap orang berbeda-beda. Ada yang hyper, ada pula yang hasrat seksnya biasa-biasa saja. Lalu, apa dampak terlalu banyak berhubungan seks?

Nafsu meningkat

Mereka yang aktif secara seksual bisa merasa haus akan seks. Ini bisa terjadi karena sensasi nikmat yang diberikan. Ketika seseorang pernah berhubungan intim dengan beberapa partner berbeda, ia akan merasakan sensasi yang berbeda pula. Pada akhirnya, orang tersebut akan terus berusaha mencari kepuasan agar bisa melebihi apa yang pernah dirasakan sebelumnya. Menyukai seks tidak masalah, tapi memujanya secara berlebihan justru tidak baik. Lakukanlah hal-hal lain agar pikiran anda tidak melulu memikirkan soal seks.

Lebih mudah terjangkit STD

Adalah hal yang logis ketika seseorang suka berhubungan seks, ia akan lebih mudah tertular penyakit seksual. Namun kondisi ini hanya berlaku pada mereka yang suka bergonta-ganti pasangan. Mereka yang setia biasanya tidak terlalu beresiko tertular penyakit ini. Dari sekian banyak jenis penyakit yang penularannya melalui seks, HIV merupakan salah satu yang paling ditakuti. Untuk mencegahnya, sebaiknya anda tidak berganti-ganti pasangan. Kemudian yang juga penting adalah memakai pengaman sebab kondom bisa menurunkan resiko STD secara signifikan. Jangan lupa untuk mencuci organ intim secara rutin sebab ini juga bisa menurunkan resiko penularan.

Rasa sakit menghilang

Tahukah anda bahwa seks bisa meringankan rasa sakit? Ketika berhubungan intim, tubuh akan merilis berbagai senyawa kimia yang bisa membuat anda merasa bahagia. Ini juga bisa meningkatkan toleransi tubuh terhadap rasa sakit. Kami tidak mengatakan bahwa seks bisa menghilangkan rasa sakit, tapi jika intensitasnya ringan, kemungkinan akan hilang ketika melakukannya.

Lebih rileks

Dari sekian banyak manfaat seks, yang paling mudah dirasakan adalah tubuh menjadi rileks. Itu merupakan kombinasi dari kelelahan dan menurunkan kadar hormon stress di dalam tubuh. Alhasil, tidur pun jadi jauh lebih mudah. Maka dari itu, sangat disarankan untuk berhubungan intim pada malam hari agar kualitas tidur meningkat. Namun begitu, anda tetap harus memperhatikan kondisi tubuh.

Jika seks tidak memungkinkan karena tubuh sedang sangat lelah, sebaiknya jangan paksakan diri sebab anda tidak akan menikmatinya. Seks pagi hari bisa menjadi solusi. Mengapa tubuh menjadi lebih tenang ketika melakukan hubungan intim? Ketika orgasme, terjadi perilisan serotonin di dalam tubuh. Ini akan membuat anda merasa jauh lebih tenang dari sebelumnya.

Wajah memerah

Seks punya banyak manfaat untuk kesehatan. Seks membakar kalori yang tidak kalah banyaknya dibandingkan olahraga. Aktivitas ini bisa memperlebar pembuluh darah, sehingga wajah jadi mudah memerah. Itu bukan pertanda yang buruk. Justru dengan berhubungan intim secara rutin, kondisi kesehatan anda akan tetap terjaga. Daripada tidak melakukan apa-apa, seks adalah pilihan terbaik.

Ingin ke kamar mandi

Ketika sedang asik berhubungan intim, bisa saja anda tiba-tiba ingin buang air kecil. Itu disebabkan oleh tekanan yang meningkat pada kandung kemih. Jangan biasakan menahan kencing karena bisa memicu terbentuknya batu ginjal. Segeralah ke kamar mandi jika anda kebelet saat sedang berhubungan intim. Kontraksi dari otot pelvis selama orgasme bisa menyebabkan perubahan penerimaan pada kandung kemih.

Organ ini akan terisi lebih cepat, sehingga menimbulkan keinginan buang air kecil. Agar itu tidak terjadi, solusinya adalah anda harus ke kamar mandi sebelum memulai ritual seks. Kosongkan dulu kandung kemih agar bisa fokus selama berhubungan intim. Nah, semoga dengan ulasan tadi anda jadi tahu apa dampak terlalu banyak berhubungan seks.