Amankah Berhubungan Intim Saat Datang Bulan?

Amankah Berhubungan Intim Saat Datang Bulan?

Amankah berhubungan intim saat datang bulan? Pertanyaan ini mungkin pernah menggelayuti pikiran anda. Berhubungan seks saat haid sebenarnya bisa saja dilakukan. Tidak hanya menyenangkan, tapi anda mungkin juga tidak perlu lube untuk penetrasi. Safe sex tetap harus menjadi perhatian. Berhubungan intim saat haid tidak meminimalisir resiko penyebaran penyakit seksual, jadi anda tetap harus berhati-hati. Beberapa wanita tidak mood melakukan aktivitas seksual karena kram yang dialami. Sebaiknya jangan paksakan diri saat anda mengalami kondisi ini. Seks memang fun, tapi melakukannya saat tubuh sedang tidak nyaman hanya akan menambah masalah. Mencapai orgasme juga sulit jika anda hanya fokus pada rasa sakit yang diderita.

Perubahan libido

Libido bisa naik atau turun saat menstruasi. Ada perubahan hormon di dalam tubuh yang secara langsung berpengaruh terhadap hasrat seksual. Di hari pertama, kadar estrogen dan testosterone cenderung menurun, kemudian naik lagi di hari  ketiga. Yang perlu diperhatikan saat berhubungan intim pada periode ini adalah kebutuhan akan pelumas atau lubricant. Jika organ intim sedang basah, maka tidak perlu cairan tambahan. Tapi jika anda mendapati area intim sedang kering, silakan pakai pelumas untuk mempermudah penetrasi.

Pakai alat kontrasepsi

Alat kontrasepsi bertujuan untuk mencegah kehamilan. Jika anda tidak ingin menambah momongan, sebaiknya pakai saja kondom. Ini untuk jaga-jaga saja agar tidak kebobolan meski secara teori sebenarnya sulit untuk terjadi pembuahan setelah proses ovulasi. Yang menjadi masalah adalah sperma bisa hidup cukup lama di dalam tubuh wanita. Jadi untuk meminimalisir resiko, pakai kondom atau keluarkan di luar. Mengkonsumsi pil KB secara rutin juga cukup membantu mencegah kehamilan.

Resiko terjadi infeksi

Praktik safe sex sangat penting sebab penularan penyakit seksual sangat umum terjadi. Ini terutama bagi orang-orang yang menjalani gaya hidup bebas. Penyakit menular seksual banyak macamnya dan penularan bisa terjadi kapan saja, tidak peduli apakah seorang wanita sedang haid atau tidak. Salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah HIV / AIDS. Salah satu cara penularan termudah adalah lewat pertukaran cairan, dalam hal ini darah. Virus bisa terdapat di dalam darah menstruasi. Jadi melakukan hubungan intim tanpa kondom sangatlah beresiko. Meski pengobatan hiv sudah semakin baik, tetap saja ini masih menjadi momok yang menakutkan.

Harus ada perubahan gaya hidup yang drastis saat seseorang terdiagnosa HIV. Maka dari itu, lebih baik mencegah daripada mengobati. Kondom sangat mudah dan efektif untuk mencegah berbagai penyakit seks, tidak hanya HIV saja. Jadi tidak ada salahnya melakukan tindakan preventif saat akan berhubungan intim. Resiko lainnya adalah infeksi jamur. Secara umum ph daerah kewanitaan rendah, tapi bisa meningkat jika mengalami kontak dengan darah menstruasi sebab ph darah lebih tinggi. Ini memungkinkan jamur berkembang lebih cepat.

Higienitas

Menstruasi kerap dikait-kaitan dengan bad hygiene. Darah yang keluar dari organ intim bisa mengotori tempat dimana anda berhubungan intim. Itu nantinya bisa mengundang kuman dan bakteri. Oleh karenanya, sangat penting untuk memperhatikan higienitas jika anda ingin berhubugan intim saat haid. Salah satu caranya adalah dengan memberikan pelapis ekstra di atas kasur. Ini bisa berupa tatakan kedap air atau handuk.

Fungsinya adalah untuk mencegah darah merembes ke dalam kasur karena nodanya akan sulit dibersihkan. Gelar handuk yang besar di atas kasur, sementara yang lainnya bisa dipakai untuk membersihkan organ intim secara rutin. Tips lain menjaga kebersihan adalah dengan tidak melakukan hubungan seks di atas ranjang. Anda bisa memilih shower sebab air mengalir akan membasuh darah yang keluar dari organ intim. Dengan begini kebersihan akan tetap terjaga.

Gaya

Ada banyak gaya seks, tapi saat mestruasi sebaiknya anda tidak mencoba gaya yang menempatkan Miss V di bawah untuk menghindari ceceran darah. Posisi missionaris bisa dibilang paling pas sebab bisa menahan aliran darah keluar. Selain itu, hindari melakukan penetrasi terlalu dalam sebab selama periode ini, serviks biasanya lebih sensitif. Jadi, amankah berhubungan intim saat datang bulan? Semoga ulasan tadi bisa memberi pencerahan.